Tuhan Menantang Perbandingan
Yesaya 46:5
Tuhan Menantang Perbandingan
“Dengan siapakah kamu akan menyamakan Aku dan membuat-Ku sama, dan membandingkan Aku sehingga kami menjadi serupa?”Yesaya 46:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kepada siapakah kamu hendak menyamakan Aku, hendak membandingkan dan mengumpamakan Aku, sehingga kami sama?”Yesaya 46:5 · TB
Terjemahan Baru
“Dengan siapa kamu mau membandingkan Aku? Adakah yang dapat disamakan dengan Aku?”Yesaya 46:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“To whom will ye liken me, and make me equal, and compare me, that we may be like?”Yesaya 46:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 46:5?
Tuhan menantang manusia untuk menyamakan atau membandingkan Dia dengan sesuatu. Tidak ada yang setara dengan Tuhan, karena Dia unik dan tak tertandingi.
Latar belakang
Retorika: Tidak Ada yang Seperti Aku
Allah mengajukan pertanyaan retoris: dengan siapakah kamu akan menyamakan Aku? Ini adalah tantangan terhadap praktik menyembah patung yang dibuat manusia. Tidak ada yang dapat dibandingkan dengan Allah.
Di mana
Yerusalem
Konteks polemik melawan berhala, kemungkinan ditulis di Yerusalem
Kapan
~700 SM
Nabi-nabi akhir
Yang berbicara
Allah
Allah yang tidak dapat dibandingkan, berbicara melalui Yesaya
Kepada
umat Israel
orang-orang yang tergoda untuk menyembah berhala
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תַּדְמוּ
tadmu · menyamakan
membuat menjadi serupa, membayangkan
יַשְׁווּ
yashwu · membuat-Ku sama
menyamakan, menyetarakan
נִדְמֶה
nidmeh · serupa
menjadi seperti, menyerupai
Kesamaan akar kata Ibrani (damah, syawah) menunjukkan bahwa Allah menolak segala upaya untuk menggambarkan-Nya dalam bentuk apa pun. Dia tak dapat dibandingkan dengan ciptaan.
Tahukah kamu
Pertanyaan ini muncul dalam Yesaya beberapa kali
Pola 'dengan siapa kamu samakan Aku' muncul di Yesaya 40:18, 25, dan 46:5, menunjukkan betapa pentingnya menekankan keunikan Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 46:5
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 46:5
✕ Sering dikira
Allah cemburu karena merasa terancam oleh berhala.
✓ Yang sebenarnya
Allah tidak terancam; Dia menegaskan keunikan-Nya yang mutlak.
✕ Sering dikira
Pertanyaan ini hanya untuk zaman dahulu.
✓ Yang sebenarnya
Peringatan ini masih relevan terhadap berhala modern seperti uang, kuasa, atau popularitas.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 46:5
Sering kita mencoba 'mendefinisikan' Tuhan menurut pemahaman kita, atau membandingkan-Nya dengan hal-hal duniawi. Namun Tuhan tidak bisa disamakan dengan apa pun. Mari kita datang kepada-Nya dengan kerendahan hati, mengakui kebesaran-Nya.
Tuhan, ampunilah jika kami sering merendahkan Engkau dengan pemikiran sempit kami; tolong kami untuk semakin mengenal kebesaran-Mu. Amin.