Tembikar Melawan Penjunan
Yesaya 45:9
Peringatan bagi yang Melawan
““Celakalah orang yang berselisih dengan Penciptanya, sekeping tembikar di antara tembikar-tembikar tanah. Apakah tanah liat bertanya kepada tukang periuk, ‘Apa yang sedang kamu buat?’ atau hasil karyamu berkata, ‘Kamu tidak punya tangan?’”Yesaya 45:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Celakalah orang yang berbantah dengan Pembentuknya; dia tidak lain dari beling periuk saja! Adakah tanah liat berkata kepada pembentuknya: "Apakah yang kaubuat?" atau yang telah dibuatnya: "Engkau tidak punya tangan!"”Yesaya 45:9 · TB
Terjemahan Baru
“Celakalah orang yang berbantah dengan Penciptanya; ia seperti periuk yang melawan orang yang membuatnya. Apakah tanah liat bertanya kepada tukang periuk, "Engkau sedang apa?" Apakah periuk mengeluh bahwa pembuatnya tidak mempunyai keahlian?”Yesaya 45:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Woe unto him that striveth with his Maker! Let the potsherd strive with the potsherds of the earth. Shall the clay say to him that fashioneth it, What makest thou? or thy work, He hath no hands?”Yesaya 45:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 45:9?
Ayat ini menegur orang yang berani mempertanyakan atau menantang Allah, Pencipta mereka. Seperti tanah liat yang tidak bisa mempertanyakan tukang periuk, manusia tidak seharusnya meragukan rencana Allah.
Latar belakang
Celakalah yang Melawan Pencipta
Tuhan menegur mereka yang berselisih dengan Dia, seperti tembikar yang menanyakan tukang periuk. Ini adalah peringatan bahwa manusia tidak berhak mempertanyakan rencana Tuhan, karena Dialah Pencipta.
Di mana
Babilonia
Di tengah konteks pembuangan, sebagai teguran
Kapan
~540 SM
Akhir pembuangan Babilonia
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, menegur manusia yang sombong
Kepada
Bangsa-bangsa dan Israel
Mereka yang mempertanyakan rencana Tuhan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רִיב
riv · berselisih
bertengkar, mengadu
יֹצֵר
yotser · Penciptanya
pembentuk, tukang periuk
חֶרֶשׂ
cheres · tembikar
pecahan beling, gerabah
Kata 'berselisih' (riv) berkonotasi tuntutan hukum; manusia seakan menggugat Tuhan. Namun kata 'Pencipta' (yotser) menekankan bahwa kita adalah tanah liat di tangan-Nya, sehingga tidak ada hak untuk menuntut.
Tahukah kamu
Makna Tembikar
Perumpamaan tembikar dan tanah liat adalah gambaran umum di Timur Tengah kuno untuk menunjukkan hubungan antara pencipta dan ciptaan. Gambaran ini dipakai juga oleh nabi Yeremia (18:1-6) untuk mengajarkan bahwa Tuhan berdaulat atas bangsa-bangsa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 45:9
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 45:9
✕ Sering dikira
Manusia tidak boleh bertanya sama sekali kepada Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menegur sikap menantang dan mempertanyakan maksud Tuhan, bukan berarti kita tidak boleh berdoa minta penjelasan.
✕ Sering dikira
Tuhan Lalim dan tidak mau didebat.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah penggambaran kedaulatan Tuhan yang adil; ayat ini sering dipakai untuk mengajar kerendahan hati, bukan larangan dialog.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 45:9
Ketika kita merasa ingin mengeluh tentang keadaan hidup, ingat bahwa Allah adalah Pencipta yang bijaksana. Daripada bertanya-tanya, kita bisa belajar untuk percaya bahwa Dia sedang membentuk kita sesuai kehendak-Nya.
Tuhan, ampuni aku saat aku mempertanyakan rencana-Mu. Ajar aku untuk rendah hati dan percaya bahwa Engkau tahu yang terbaik untukku. Amin.