Tanah Liat Melawan Penjunan

Yesaya 45:10

Koresh: Alat TUHAN yang Tak Terduga

Celakalah orang yang berkata kepada ayahnya, ‘Apa yang kauperanakkan?’ atau kepada ibunya, ‘Apa yang telah engkau lahirkan?’”

Yesaya 45:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 45:10?

Ayat ini melanjutkan teguran terhadap orang yang berani menuntut pertanggungjawaban Allah, seperti anak yang lancang bertanya kepada orang tuanya tentang kelahirannya. Ini menunjukkan betapa tidak pantasnya manusia menantang otoritas Allah.

Latar belakang

Peringatan Keras untuk yang Bersungut

Yesaya menegur orang yang berani mempertanyakan cara TUHAN bekerja, dengan perumpamaan tanah liat yang menuntut penjunan. Ini adalah bagian dari jawaban TUHAN atas keluhan manusia tentang rencana-Nya yang memakai Koresh, raja asing.

Di mana

Yerusalem

Kota Yerusalem, mungkin di dekat Bait Suci

Kapan

~700 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yesaya bernubuat
Pembuangan Babel
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Nabi Yesaya

Nabi besar abad ke-8 SM, penuh semangat tapi kadang sarkastik.

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang bertanya-tanya tentang rencana TUHAN lewat Koresh.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָב

av · ayahnya

ayah, bisa juga berarti sumber atau pencipta

אֵם

em · ibunya

ibu, sering dipakai metafora untuk asal usul

אָמַר

amar · berkata

berkata, di sini bernada menuntut

Kata 'ayah' dan 'ibu' menunjukkan bahwa hubungan kita dengan TUHAN itu seperti anak dengan orang tua: kita tidak berhak menuntut, tapi bisa bertanya dengan hormat. Pertanyaan yang penuh protes itu salah.

Tahukah kamu

Tanah Liat yang Kurang Ajar

Dalam budaya Mesopotamia, tanah liat sering dipakai untuk menggambarkan manusia yang diciptakan dewa, tapi tidak pernah ada cerita tanah liat yang berani protes seperti ini!

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 45:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 45:10

✕  Sering dikira

Ayat ini melarang semua pertanyaan kepada Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Yang dilarang adalah sikap menuntut dan mencela, bukan bertanya dengan rendah hati.

✕  Sering dikira

Ini hanya berlaku untuk orang Israel zaman dulu.

✓  Yang sebenarnya

Prinsip ini berlaku universal: manusia tidak berhak menggurui Tuhan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 45:10

Seperti anak yang menghormati orang tua, kita juga harus menghormati Allah. Jangan menuntut penjelasan dari-Nya, tetapi bersyukurlah atas kasih dan kebijaksanaan-Nya dalam hidup kita.

Ya Bapa, ajari aku untuk menghormati-Mu sebagai Bapa yang bijaksana, bukan menuntut-Mu tetapi bersyukur atas segala yang Kau berikan. Amin.