Keberatan Manusia terhadap Allah

Roma 9:20

Makhluk vs. Pencipta

Akan tetapi, siapakah kamu, hai manusia, untuk berbantah dengan Allah? Akankah yang dibentuk berkata kepada yang membentuk, “Mengapa engkau membentuk aku seperti ini?”

Roma 9:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Roma 9:20?

Paulus mengingatkan bahwa manusia tidak punya hak untuk membantah Allah, seperti bejana tanah liat yang tidak bisa memprotes tukang tembikar. Ini menegaskan bahwa Allah berdaulat dan manusia hanyalah ciptaan-Nya.

Latar belakang

Diam dan Terima

Paulus mengajukan pertanyaan yang tidak perlu dijawab: Apakah yang dibentuk bisa berkata kepada yang membentuk, 'Mengapa engkau membentukku seperti ini?' Tidak. Begitu juga makhluk tidak bisa berkata kepada Allah tentang rencana-Nya. Ada titik di mana manusia harus berhenti membantah dan mulai mendengarkan.

Di mana

Roma

Paulus menggunakan pertanyaan retoris yang kuat

Kapan

~57 M

Argumen puncak tentang kedaulatan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembaca mengajukan pertanyaan
Paulus memberikan analogi tukang tembikar
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Guru yang menekan saat yang penting

J

Kepada

Jemaat Roma

Diajari tentang batas argumentasi manusia

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

πλάσσω

plassō · form/formed

Membentuk; membuat dengan tangan; menciptakan

λέγω πρός

legō pros · say to

Mengatakan kepada; mengkomunikasikan keberatan

τί με ἐποίησας

ti me epoiēsas · why have you made me

Alasan membuat dengan cara ini; keberatan tentang desain

Menggunakan analogi yang kuat, Paulus menunjukkan ketiadaan dasar untuk membantah rencana Pencipta. Pencipta memiliki hak untuk menciptakan sesuai dengan kehendak-Nya.

Tahukah kamu

Gambar Klasik

Gambar tentang tanah liat dan tukang tembikar adalah klasik dalam setiap budaya. Ketika seseorang membuat mangkuk, mangkuk itu tidak mengatakan apa pun—itu terbentuk menurut niat pembuat. Paulus menggunakan gambar universal ini untuk membuat poin yang universal.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Roma 9:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Roma 9:20

✕  Sering dikira

"Paulus mengatakan bahwa Tuhan kejam karena membuat apa pun yang Dia inginkan."

✓  Yang sebenarnya

Paulus mengatakan bahwa hak pencipta adalah fundamental—keadilan Tuhan berjalan sesuai dengan standar ilahi, bukan manusia.

✕  Sering dikira

"Paulus mengakhiri diskusi tentang keadilan dengan keputusan otoriter."

✓  Yang sebenarnya

Paulus menunjukkan batas argumentasi manusia ketika berhadapan dengan misteri ilahi.

Renungan

Renungan Singkat Roma 9:20

Saat kamu merasa ingin mempertanyakan keputusan Allah, ingatlah posisimu sebagai ciptaan. Biarkan kerendahan hati mengingatkanmu bahwa Allah lebih tahu apa yang terbaik untukmu.

Bapa, berikan aku hati yang rendah hati untuk menerima kehendak-Mu tanpa bersungut-sungut, dan percaya bahwa Engkau adalah Allah yang bijaksana. Amin.