Tuhan Meratakan Jalan

Yesaya 45:2

Persiapan untuk Koresh

“Aku akan berjalan di depanmu dan membuat tempat-tempat yang bergelombang menjadi rata. Aku akan menghancurkan berkeping-keping pintu perunggu dan memotong jeruji besi mereka.

Yesaya 45:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 45:2?

Tuhan berjanji untuk berjalan di depan Koresh, meratakan tempat-tempat yang bergelombang dan menghancurkan pintu perunggu serta jeruji besi. Ini menggambarkan bahwa Tuhan akan membuka jalan dan mengatasi segala rintangan bagi orang yang dipilih-Nya.

Latar belakang

Tuhan Membuka Jalan

Tuhan berjanji untuk berjalan di depan Koresh, meratakan rintangan dan menghancurkan gerbang-gerbang besi. Ini menunjukkan kendali Tuhan atas sejarah dan kekuatan militer.

Di mana

Persia

Dalam penglihatan nubuat

Kapan

~700 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penaklukan yang direncanakan
Jatuhnya Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi besar di Yehuda, ~abad ke-8 SM

K

Kepada

Koresh

Raja Persia yang akan datang

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָשָׁר

yashar · rata

lurus, datar, tanpa halangan

שָׁבַר

shavar · menghancurkan

memecahkan, menghancurkan

דַּלְתוֹת נְחֹשֶׁת

daltoch nechoshet · pintu perunggu

gerbang logam yang kuat

Kata-kata ini menekankan kuasa Tuhan untuk menghapus segala rintangan, bahkan yang tampaknya mustahil diatasi manusia.

Tahukah kamu

Gerbang Perunggu

Gerbang kota seperti Babel sering dibuat dari perunggu yang tebal. Penghancurannya adalah gambaran kehancuran total pertahanan musuh.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 45:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 45:2

✕  Sering dikira

Mengira ini hanya tentang penaklukkan militer.

✓  Yang sebenarnya

Ini juga gambaran rohani tentang Tuhan yang membuka jalan keselamatan.

✕  Sering dikira

Mengira Tuhan membutuhkan gerbang sungguhan untuk dihancurkan.

✓  Yang sebenarnya

Gerbang adalah metafora untuk kekuatan musuh yang mustahil ditembus.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 45:2

Ketika kita menghadapi rintangan yang tampaknya mustahil, kita dapat percaya bahwa Tuhan mampu meratakan jalan. Dia berjalan di depan kita, mempersiapkan jalan dan menghancurkan penghalang.

Ya Tuhan, aku bersyukur karena Engkau berjalan di depanku, meratakan setiap gunung dan membuka pintu yang tertutup. Amin.