Bumi diratakan untuk raja yang datang
Lukas 3:5
Suara di Padang Belantara
“Setiap lembah akan ditimbun, dan setiap gunung dan bukit akan diratakan. Jalan yang berliku-liku akan diluruskan, dan setiap jalan yang tidak rata akan dimuluskan.”Lukas 3:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setiap lembah akan ditimbun dan setiap gunung dan bukit akan menjadi rata, yang berliku-liku akan diluruskan, yang berlekuk-lekuk akan diratakan,”Lukas 3:5 · TB
Terjemahan Baru
“Setiap lembah hendaklah ditimbun, setiap gunung dan bukit diratakan. Jalan yang berliku-liku hendaklah diluruskan, dan jalan yang lekak-lekuk diratakan.”Lukas 3:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hendaklah setiap lembah ditimbun, dan setiap gunung dan bukit diratakan, setiap jalan yang berliku-liku diluruskan, dan setiap jalan yang bergelombang diratakan.”Lukas 3:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Every valley shall be filled, and every mountain and hill shall be brought low; and the crooked shall be made straight, and the rough ways shall be made smooth;”Lukas 3:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 3:5?
Ayat ini menggambarkan keselamatan yang Tuhan bawa: setiap rintangan akan diratakan. Ini bukan hanya geografis, tetapi juga metafora untuk hati yang sombong direndahkan, dan yang rendah diangkat. Semua orang, tanpa kecuali, bisa melihat keselamatan Tuhan.
Latar belakang
Teknik pembangunan jalan raja
Di dunia kuno, ketika raja hendak melintas, tim pekerja dikirim lebih dulu untuk meratakan jalan: isi lembah, ratakan bukit, luruskan tikungan. Yesaya memakai gambaran ini sebagai metafora rohani. Lembah adalah kerendahan yang perlu ditinggikan (orang yang sudah menyerah), bukit adalah kesombongan yang perlu diratakan.
Di mana
Konteks kenabian / metafora
Gambaran persiapan jalan bagi raja — metafora rohani tentang pertobatan
Kapan
~29 M
Penggenapan nubuat Yesaya
Yang berbicara
Lukas (mengutip Yesaya)
sejarawan yang melanjutkan kutipan kenabian
Kepada
Pembaca Injil Lukas
pembaca yang mendengar gambaran infrastruktur jalan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
πληρωθήσεται
plērōthēsetai · ditimbun
Akan dipenuhi / dilengkapi — lembah yang kosong akan jadi penuh. Kata ini juga dipakai untuk 'digenapi' dalam konteks nubuat.
ταπεινωθήσεται
tapeinōthēsetai · diratakan
Akan direndahkan atau diratakan — akar kata tapeinosis, kerendahan hati. Gunung yang tinggi hati akan diratakan.
σκολιὰ
skolia · berliku-liku
Bengkok, tidak lurus, menyimpang — bisa berarti jalan rusak atau karakter yang tidak jujur.
Gambaran jalan ini adalah gambaran pertobatan: lembah (keputusasaan) ditinggikan, gunung (kesombongan) diratakan, jalan berliku (hidup yang tidak jujur) diluruskan. Persiapan jalan adalah persiapan hati.
Tahukah kamu
Romawi juga paham makna ini
Pembaca Romawi dari tulisan Lukas pasti langsung mengenal gambaran ini — Romawi terkenal dengan pembangunan jalan yang presisi untuk pergerakan pasukan dan pejabat. Lukas bicara dalam bahasa yang pembacanya kenal baik.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 3:5
Amsal 3:6
jalan yang diluruskan Allah
“Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.”
Lukas 1:52
tema pembalikan — yang tinggi direndahkan
“Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari tahtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah.”
Yesaya 45:2
Allah yang meratakan jalan sendiri
“Aku akan berjalan di depanmu dan meratakan bukit-bukit yang berliku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 3:5
✕ Sering dikira
Ayat ini tentang pembangunan infrastruktur fisik untuk kedatangan Yesus
✓ Yang sebenarnya
Ini metafora rohani tentang pertobatan — yang perlu diratakan adalah hati manusia, bukan jalan aspal.
✕ Sering dikira
Hanya orang sombong yang perlu diratakan seperti gunung
✓ Yang sebenarnya
Gambaran ini mencakup semua kondisi: yang terlalu rendah hati (lembah) perlu ditinggikan, yang terlalu tinggi hati (gunung) perlu direndahkan.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 3:5
Tuhan mampu meratakan setiap gunung kebanggaan dan lembah keputusasaan dalam hidup kita. Apakah ada hal yang menghalangi kita untuk melihat keselamatan-Nya? Serahkan pada-Nya.
Tuhan, ratakanlah segala yang menghalangi aku untuk mengalami kasih dan keselamatan-Mu. Bentuk hatiku agar siap menerima-Mu. Amin.