Undangan untuk Berperkara
Yesaya 43:26
Jangan Takut, Kamu Milik-Ku
“Ingatkanlah Aku. Marilah kita beperkara bersama-sama; ajukan perkaramu supaya kamu dapat dibuktikan benar.”Yesaya 43:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ingatkanlah Aku, marilah kita berperkara, kemukakanlah segala sesuatu, supaya engkau nyata benar!”Yesaya 43:26 · TB
Terjemahan Baru
“Ingatkanlah Aku, mari kita ke pengadilan, adukan perkaramu supaya nyata bahwa engkau benar.”Yesaya 43:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Put me in remembrance: let us plead together: declare thou, that thou mayest be justified.”Yesaya 43:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 43:26?
Tuhan mengundang umat-Nya untuk mengingatkan Dia dan bersama-sama berperkara, dengan mempresentasikan kasus mereka agar dinyatakan benar. Ini adalah metafora hukum, di mana Allah siap mendengarkan pembelaan mereka, meskipun sebenarnya mereka tidak memiliki alasan.
Latar belakang
Tantangan untuk Membuktikan Kebenaran
Allah menantang Israel untuk mengingat-Nya dan berargumentasi di hadapan-Nya. Ini adalah metafora pengadilan di mana Allah mengundang mereka untuk mengajukan pembelaan, tetapi pada akhirnya Israel tidak dapat membenarkan diri mereka sendiri.
Di mana
Babel
Pengadilan kosmik antara Allah dan umat-Nya
Kapan
~700 SM
Periode Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, Yang Maha Adil
Kepada
Israel (Yakub)
Umat yang sedang menghadapi tuduhan dan pembelaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
זָכַר
zakhar · ingatkanlah
mengingatkan, menyebutkan, membawa ke pikiran
שָׁפַט
shaphat · berperkara
menghakimi, memutuskan perkara
סָפַר
saphar · ajukan
menceritakan, menghitung, menyatakan
Kata-kata ini menunjukkan bahwa Allah serius dalam menangani dosa; bukan main-main, tetapi melalui proses hukum yang adil.
Tahukah kamu
Perkara Hukum
Kata 'berperkara' berasal dari bahasa hukum, menggambarkan interaksi antara Allah dan manusia sebagai sebuah kasus di pengadilan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 43:26
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 43:26
✕ Sering dikira
Allah ingin kita membenarkan diri dengan perbuatan baik.
✓ Yang sebenarnya
Allah ingin kita mengakui ketidakberdayaan kita dan bergantung pada-Nya.
✕ Sering dikira
Ini berarti kita bisa berdebat dengan Allah tentang dosa kita.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah ironi: manusia tidak memiliki pembelaan yang valid.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 43:26
Allah begitu terbuka untuk berdialog dengan kita. Jangan ragu untuk membawa segala pertanyaan, keraguan, dan pergumulan kita kepada-Nya; Dia ingin kita jujur dan transparan di hadapan-Nya.
Ya Allah, ajari aku untuk datang kepada-Mu dengan jujur, membawa segala hal dalam hidupku, dan percaya bahwa Engkau mendengarkan. Amin.