Kenapa orang mati tak bisa puji Tuhan
Yesaya 38:18
Doa Hizkia dan Kesembuhannya
PerikopNyanyian Hizkia · Yesaya 38:9-22 →“Sebab, dunia orang mati tidak dapat bersyukur kepada-Mu, kematian tidak dapat memuji-Mu. Dia yang turun ke lubang maut tidak dapat mengharapkan kebenaran-Mu.”Yesaya 38:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab dunia orang mati tidak dapat mengucap syukur kepada-Mu, dan maut tidak dapat memuji-muji Engkau; orang-orang yang turun ke liang kubur tidak menanti-nanti akan kesetiaan-Mu.”Yesaya 38:18 · TB
Terjemahan Baru
“Di alam maut tak ada yang memuji Engkau, orang mati tak dapat mengharapkan kesetiaan-Mu.”Yesaya 38:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For the grave cannot praise thee, death can not celebrate thee: they that go down into the pit cannot hope for thy truth.”Yesaya 38:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 38:18?
Hizkia menegaskan bahwa orang mati tidak dapat memuji Tuhan, hanya orang hidup yang dapat bersyukur. Ini menunjukkan pentingnya bersyukur selama masih diberi kesempatan hidup.
Latar belakang
Hidup adalah kesempatan
Hizkia menegaskan bahwa orang mati tidak bisa lagi bersyukur atau memuji Allah. Oleh karena itu, kesempatan untuk hidup harus dimanfaatkan untuk memuliakan Allah dan mewariskan iman kepada generasi berikutnya.
Di mana
Istana Yerusalem
Kamar raja, saat berdoa
Kapan
~701 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Hizkia
Raja Yehuda, mengajarkan tentang pentingnya memuji Allah
Kepada
Tuhan
Allah yang layak dipuji
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָדָה
yadah · bersyukur
mengucap syukur, mengakui, memuji
הָלַל
halal · memuji
memuji dengan nyaring, bermegah
אֱמוּנָה
emunah · kebenaran
kesetiaan, keteguhan, kebenaran
Yadah dan halal menekankan respons aktif kita kepada Allah—pengakuan dan pujian. Emunah mengingatkan bahwa kesetiaan Allah adalah dasar yang membuat pujian kita bermakna.
Tahukah kamu
Pemahaman tentang Sheol
Dalam Perjanjian Lama, dunia orang mati (Sheol) digambarkan sebagai tempat gelap dan sunyi, di mana pujian kepada Allah tidak lagi terdengar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 38:18
Mazmur 6:5
Tidak ada pujian
“Sebab di dalam maut tidak ada peringatan kepada-Mu; di dalam dunia orang mati, siapakah yang akan memuji-Mu?”
Mazmur 30:9
Kesetiaan diberitakan
“Apakah untungnya kalau aku mati dan turun ke liang kubur? Apakah debu akan memuji-Mu dan memberitakan kesetiaan-Mu?”
Mazmur 115:17
Orang mati tak memuji
“Orang-orang mati tidak akan memuji TUHAN, dan tidak semua orang yang turun ke tempat sunyi.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 38:18
✕ Sering dikira
Menganggap bahwa orang yang sudah meninggal tidak ada sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini berbicara tentang ketidakmampuan untuk memuji di dunia, bukan menafikan keberadaan setelah mati.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa pujian hanya dilakukan di gereja.
✓ Yang sebenarnya
Hizkia mengajarkan bahwa setiap waktu hidup adalah kesempatan untuk memuliakan Allah, termasuk dalam keseharian.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 38:18
Jangan menunda syukur dan pujian kepada Tuhan. Selagi masih hidup, mari kita gunakan waktu untuk memuliakan Dia dan menceritakan kebaikan-Nya.
Tuhan, aku mau bersyukur dan memuji-Mu hari ini, dan memakai hidupku untuk memuliakan-Mu. Amin.