Malam yang Panjang dan Tak Berujung

Yesaya 38:13

Doa dan Kesembuhan Hizkia

PerikopNyanyian Hizkia · Yesaya 38:9-22 →
“Aku menenangkan jiwaku sampai pagi. Seperti seekor singa, Dia meremukkan semua tulangku. Dari siang hingga malam, Engkau membawaku kepada akhir.”

Yesaya 38:13 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 38:13?

Hizkia menggambarkan penderitaannya seperti dihancurkan singa dan mengalami penderitaan siang malam tanpa henti. Ini adalah ungkapan keputusasaan dan kesakitan yang mendalam saat menghadapi kematian.

Latar belakang

Hizkia bergulat dengan kematian

Hizkia menggambarkan penderitaannya di malam hari, merasa seperti singa yang meremukkan tulang-tulangnya. Ia terombang-ambing antara harapan dan keputusasaan, menantikan pagi yang tak kunjung tiba.

Di mana

Yerusalem

Di kamar sakit, malam hari, setelah mendengar vonis kematian

Kapan

~701 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Asyur mengepung Yerusalem
Yerusalem diselamatkan
Kamu di sini
H

Yang berbicara

Hizkia

Raja Yehuda, berkuasa 29 tahun, sangat beriman

T

Kepada

Tuhan

Allah Israel, yang mendengar doa dan melihat air mata

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שִׁוִּיתִי

shivviti · menenangkan

menetapkan, menyamakan, atau menenangkan; sering dipakai dalam konteks menaruh harapan atau meratakan jalan.

כַּאֲרִי

ka'ari · singa

seperti singa; metafora kekuatan alam yang buas dan tak terhindarkan.

יְפַרְפֵּר

yefarper · meremukkan

menghancurkan, meremukkan, atau menggiling; menggambarkan tindakan yang kasar dan menyakitkan.

Ketiga kata ini menunjukkan pergulatan batin Hizkia: ia berusaha menenangkan jiwanya, tetapi rasa sakit datang seperti singa yang meremukkan. Ini mengingatkan bahwa penderitaan bisa terasa seperti serangan dari Tuhan, padahal itu adalah proses pemurnian.

Tahukah kamu

Singa sebagai metafora

Dalam Alkitab, singa sering melambangkan kekuatan, tetapi di sini dipakai untuk menggambarkan rasa sakit yang menghancurkan. Ini menunjukkan kedekatan emosional Hizkia dengan Tuhan, yang ia rasakan sebagai kekuatan yang meremukkan dia.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 38:13

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 38:13

✕  Sering dikira

Hizkia menuduh Tuhan sebagai singa yang kejam dan tidak adil.

✓  Yang sebenarnya

Hizkia memakai metafora untuk mengungkapkan kepedihan, bukan menuduh Tuhan. Ini adalah ungkapan iman yang jujur dalam penderitaan.

✕  Sering dikira

Ayat ini berarti Tuhan benar-benar menghancurkan Hizkia secara fisik.

✓  Yang sebenarnya

Bahasa puitis di sini menggambarkan perasaan batin, bukan kejadian harfiah. Tuhan tidak meremukkan tulangnya, tetapi penderitaan terasa seperti itu.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 38:13

Saat kita mengalami penderitaan, kita bisa jujur kepada Tuhan tentang rasa sakit kita. Tuhan tidak takut dengan luapan emosi kita; Dia mau mendengar jeritan hati kita.

Tuhan, saat aku merasa dihancurkan oleh keadaan, tolong dengarkan jeritan hatiku dan dekatlah padaku. Amin.