Doa di Tengah Krisis
Yesaya 37:4
Hizkia Mencari Pertolongan Tuhan
PerikopHizkia Minta Tolong kepada Allah · Yesaya 37:1-7 →“Semoga TUHAN, Allahmu, akan mendengar perkataan kepala juru minuman, yang telah diutus oleh tuannya, raja Asyur, untuk merendahkan Allah yang hidup, dan akan menegur perkataan yang telah didengar TUHAN, Allahmu itu. Sebab itu, panjatkanlah doa bagi orang-orang yang tersisa ini.’””Yesaya 37:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mungkin TUHAN, Allahmu, sudah mendengar perkataan juru minuman agung yang telah diutus oleh raja Asyur, tuannya, untuk mencela Allah yang hidup, sehingga TUHAN, Allahmu, mau memberi hukuman karena perkataan- perkataan yang telah didengar-Nya. Maka baiklah engkau menaikkan doa untuk sisa yang masih tinggal ini!" Yesaya 37.5–10 130”Yesaya 37:4 · TB
Terjemahan Baru
“Raja Asyur telah mengutus perwira tingginya untuk menghina Allah yang hidup. Siapa tahu TUHAN Allah telah mendengar penghinaan itu dan akan menghukum mereka yang mengucapkannya! Karena itu berdoalah kepada Allah untuk orang-orang kita yang masih hidup."”Yesaya 37:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“It may be the LORD thy God will hear the words of Rabshakeh, whom the king of Assyria his master hath sent to reproach the living God, and will reprove the words which the LORD thy God hath heard: wherefore lift up thy prayer for the remnant that is left.”Yesaya 37:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 37:4?
Hizkia meminta Yesaya untuk mendoakan sisa bangsa yang masih tersisa, dan ia menyampaikan keyakinan bahwa TUHAN, Allah Yesaya, akan mendengar perkataan juru minuman Asyur yang menghina Allah yang hidup. Ini menunjukkan harapan bahwa Allah akan bertindak membela nama-Nya.
Latar belakang
Iman di Tengah Teror
Hizkia mengirim utusan kepada Yesaya untuk meminta doa. Ia menyadari bahwa serangan Asyur adalah teguran dan penghinaan kepada Allah yang hidup. Ia mengakui ketidakberdayaan manusia dan berpaling kepada Tuhan.
Di mana
Yerusalem
Di luar tembok kota, saat menghadapi ancaman Asyur
Kapan
~701 SM
Pembuangan dan Pemulihan
Yang berbicara
Pesan Hizkia
Raja Yehuda yang saleh, ~39 tahun
Kepada
Yesaya
Nabi yang melayani sejak zaman Uzia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יהוה אלהיך
YHWH Eloheikha · TUHAN, Allahmu
Tuhan, Allahmu - pribadi yang mengenal hubungan pribadi
שמע
shama · mendengar
mendengar dengan perhatian dan tindakan
חרף
charaf · menghina
menghina, mencela, merendahkan
Ketiga kata ini menekankan bahwa Allah yang hidup mendengar hinaan musuh. Hizkia memohon agar Tuhan mendengar dan bertindak, karena Allah bukan sekadar nama, tetapi pribadi yang berelasi dan setia.
Tahukah kamu
Anak yang siap lahir
Perumpamaan 'anak sudah saatnya lahir' menggambarkan situasi genting tanpa kekuatan, seperti rakyat Yehuda yang tak berdaya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 37:4
2 Raja-raja 19:4
Paralel peristiwa
“Mungkin TUHAN, Allahmu, mendengar segala perkataan juru minuman agung...”
Mazmur 50:15
Janji pertolongan
“Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan melepaskan engkau.”
Yesaya 37:17
Doa serupa
“Sendengkanlah telinga-Mu, ya TUHAN, dan dengarlah; bukalah mata-Mu, ya TUHAN, dan lihatlah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 37:4
✕ Sering dikira
Hizkia meragukan kuasa Tuhan dengan meminta doa nabi
✓ Yang sebenarnya
Justru ia menunjukkan iman dengan mencari Tuhan melalui nabi-Nya
✕ Sering dikira
'Allah yang hidup' hanya sebutan formal
✓ Yang sebenarnya
Frasa ini membedakan Allah Israel dari berhala yang mati, menegaskan bahwa Dia mampu bertindak
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 37:4
Ketika orang lain meremehkan iman kita atau menghina Allah, kita dapat tetap tenang karena kita tahu Allah akan membela umat-Nya. Kita juga dapat saling mendoakan, terutama bagi mereka yang merasa lemah dan tersisa.
Tuhan, aku percaya Engkau mendengar setiap penghinaan terhadap nama-Mu. Jagalah umat-Mu, terutama yang merasa sendiri dan lemah, dan berikanlah kami keberanian untuk tetap setia. Amin.