Siapa yang Sebenarnya Kamu Cela?
Yesaya 37:23
Tantangan bagi yang Sombong
“Siapakah yang kamu cela dan yang kamu hujat? Terhadap siapakah kamu telah mengangkat suaramu dan mengangkat matamu ke tempat tinggi? Terhadap Yang Mahakudus dari Israel!”Yesaya 37:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Siapakah yang engkau cela dan engkau hujat? terhadap siapakah engkau menyaringkan suaramu, dan memandang dengan sombong- sombong? Terhadap Yang Mahakudus, Allah Israel!”Yesaya 37:23 · TB
Terjemahan Baru
“Tahukah engkau siapa yang kaucaci maki dan kauhina itu? Aku, Allah Israel, Allah yang suci.”Yesaya 37:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Whom hast thou reproached and blasphemed? and against whom hast thou exalted thy voice, and lifted up thine eyes on high? even against the Holy One of Israel.”Yesaya 37:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 37:23?
Tuhan menegur Sanherib yang telah mencela dan menghujat Dia. Pertanyaan retoris ini menunjukkan bahwa Sanherib telah mengangkat dirinya melawan Yang Mahakudus dari Israel. Hujatan terhadap umat Tuhan sama saja dengan hujatan terhadap Tuhan sendiri.
Latar belakang
Sindiran Tajam bagi Penghujat
Firman Tuhan melalui Yesaya melontarkan pertanyaan retoris: siapakah sebenarnya yang kamu cela dan hujat? Dengan menggunakan kata ganti 'kamu', Tuhan menegaskan bahwa Sanherib sebenarnya sedang melawan sendirian, namun yang dia cela adalah Yang Mahakudus dari Israel. Ini menunjukkan kesombongan manusia yang berhadapan dengan kekudusan Allah.
Di mana
Yerusalem
Melalui surat dan perantaraan · waktu tidak disebutkan
Kapan
~701 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi Allah, ~60 tahun, berani dan tegas
Kepada
Sanherib
Raja Asyur yang angkuh dan penakluk banyak negeri
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָרַף
kharaf · mencela
menghina atau menghujat dengan kata-kata kasar
גָּדַף
gadaph · menghujat
menghina atau menista, khususnya terhadap yang ilahi
קְדוֹשׁ יִשְׂרָאֵל
qedosh yisrael · Yang Mahakudus dari Israel
gelar Tuhan yang menekankan kesucian-Nya dan hubungan khusus dengan umat-Nya
Gabungan 'mencela' dan 'menghujat' menunjukkan bahwa kata-kata Sanherib bukan sekadar ancaman biasa, melainkan penghinaan terhadap yang kudus. 'Yang Mahakudus dari Israel' menegaskan bahwa Allah tidak dapat ditandingi oleh dewa-dewa bangsa lain; celaan yang salah sasaran itu akan berbalik menimpa pembuatnya.
Tahukah kamu
Tantangan Seorang Raja
Sanherib dikenal dalam prasasti Asyur sebagai penakluk yang kejam; tetapi di sini, namanya tidak disebut, hanya gelar 'raja Asyur', seolah-olah dia tidak layak disebut.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 37:23
1 Samuel 17:45
Menghadapi pencela
“Kamu datang kepadaku dengan pedang, tetapi aku datang demi nama TUHAN semesta alam.”
Kisah Para Rasul 9:5
Menganiaya orang percaya
“Siapakah Engkau, Tuhan? Jawab-Nya, 'Akulah Yesus yang kamu aniaya.'”
Mazmur 74:10
Sama-sama menghina
“Sampai kapan, ya Allah, lawan mencela? Biarlah musuh menghujat nama-Mu untuk seterusnya?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 37:23
✕ Sering dikira
Menganggap ayat ini hanya tentang Sanherib yang salah sasaran, bukan tentang dosa manusia pada umumnya.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini berlaku untuk siapa saja yang dengan sombong menentang Tuhan, sadar atau tidak.
✕ Sering dikira
Mengira 'Yang Mahakudus' hanyalah salah satu gelar Allah yang tidak memiliki implikasi khusus.
✓ Yang sebenarnya
Gelar itu menegaskan kekudusan Allah yang memisahkan-Nya dari segala dewa dan dari manusia yang berdosa.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 37:23
Ketika kita diejek atau direndahkan karena iman kita, ingatlah bahwa Tuhan ikut merasakan. Kita tidak perlu membalas dengan kemarahan atau dendam, tetapi serahkan pembalasan kepada Tuhan yang akan membela umat-Nya. Fokuslah pada kesetiaan kita kepada-Nya.
Tuhan, ajarkan aku untuk tetap tenang dan percaya saat aku dicela karena Engkau. Serahkan segala pembalasan kepada-Mu, dan berikanlah aku hati yang penuh kasih bahkan terhadap mereka yang memusuhiku. Amin.