Putri Sion Mengejek Raja Asyur

Yesaya 37:22

Kemenangan dan Kelepasan Yerusalem

PerikopAllah Menjawab Hizkia · Yesaya 37:21-29 →
“maka inilah firman yang diucapkan TUHAN tentang dia.’” “Anak dara, yaitu putri Sion, telah menghina kamu dan mencemooh kamu. Putri Yerusalem menggeleng-gelengkan kepala di belakangmu.”

Yesaya 37:22 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 37:22?

Tuhan, melalui Yesaya, menyampaikan sindiran terhadap Sanherib. 'Anak dara, putri Sion' adalah gambaran Yerusalem yang dianggap lemah, tetapi justru dia akan mencemooh dan menggelengkan kepala terhadap musuhnya. Ini menunjukkan bahwa Tuhan membela umat-Nya dan merendahkan musuh yang sombong.

Latar belakang

Sindiran Ilahi bagi Sanherib

Dalam pesan jawaban atas doa Hizkia, Yesaya menyampaikan firman Tuhan yang mengejek Sanherib. Digambarkan bahwa Putri Sion (Yerusalem) menggeleng-gelengkan kepala, menghina dan mencemooh raja Asyur yang sombong itu. Ini adalah gambaran kemenangan yang penuh ironi: yang kuat direndahkan, yang lemah ditinggikan.

Di mana

Yerusalem

Istana raja · siang hari

Kapan

~701 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sanherib mengepung Yerusalem
Malaikat membunuh 185.000 tentara
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi Allah, ~60 tahun, berani dan tegas

H

Kepada

Hizkia

Raja Yehuda yang saleh dan rendah hati

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בְּתוּלָה

betulah · anak dara

perawan atau gadis muda, melambangkan kota yang belum ditaklukkan

בַּת־צִיּוֹן

bat-tziyyon · putri Sion

gelar puitis untuk Yerusalem, sering dipersonifikasikan sebagai anak perempuan

לָעַג

la'ag · mencemooh

menertawakan, mengolok-olok dengan sikap merendahkan

Ketiga kata ini menggambarkan sikap penuh ejekan yang biasanya ditujukan kepada yang lemah, tetapi di sini dialihkan kepada raja perkasa yang sedang mengepung. Yerusalem yang 'perawan' itu diibaratkan sebagai gadis yang belum terkalahkan, berdiri teguh sambil mengejek musuh, karena Tuhan yang berkarya.

Tahukah kamu

Geleng Kepala

Menggeleng-gelengkan kepala adalah ekspresi penghinaan dan ejekan di Timur Tengah kuno, sering dilakukan sambil mengejek musuh.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 37:22

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 37:22

✕  Sering dikira

Mengira Putri Sion adalah sosok manusia biasa, bukan kiasan untuk kotanya.

✓  Yang sebenarnya

Putri Sion adalah personifikasi kota Yerusalem yang masih murni dan belum ditaklukkan.

✕  Sering dikira

Menganggap kata 'mencemooh' ditujukan kepada Tuhan, bukan kepada Sanherib.

✓  Yang sebenarnya

Yerusalem justru sedang mencemooh Sanherib, bukan Tuhan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 37:22

Kita mungkin merasa kecil atau lemah di hadapan masalah yang besar, tetapi Tuhan mampu memakai keadaan yang tampaknya tidak berdaya untuk membungkam musuh. Jangan meremehkan kuasa Tuhan dalam hidup kita; Dia sanggup melindungi dan meninggikan kita di tengah tekanan.

Ya Tuhan, ketika aku merasa lemah dan tidak berdaya, ingatkanlah aku bahwa Engkau adalah pembelaku yang setia. Berikanlah aku keberanian untuk menghadapi tantangan, sebab Engkau besertaku. Amin.