Sindiran Firaun yang Menusuk
Yesaya 36:6
Mesir: Tongkat Patah yang Melukai
PerikopSanherib Mengepung Yerusalem · Yesaya 36:1-22 →“Sesungguhnya, kamu mengandalkan tongkat buluh yang terkulai, yaitu Mesir. Jika ada orang yang bersandar, buluh itu akan menusuk tangannya hingga tembus. Seperti itulah Firaun, raja Mesir, kepada semua orang yang mengandalkan dia.”Yesaya 36:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesungguhnya, engkau berharap kepada tongkat bambu yang patah terkulai itu, yaitu Mesir, yang akan menusuk dan menembus tangan orang yang bertopang kepadanya. Begitulah keadaan Firaun, raja Mesir, bagi semua orang yang berharap kepadanya.”Yesaya 36:6 · TB
Terjemahan Baru
“Engkau memang mengharapkan bantuan Mesir, tetapi itu sama seperti memakai batang alang-alang untuk tongkat; --nanti tongkat itu patah dan tanganmu tertusuk. Begitulah raja Mesir bagi semua orang yang berharap kepadanya.'"”Yesaya 36:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lo, thou trustest in the staff of this broken reed, on Egypt; whereon if a man lean, it will go into his hand, and pierce it: so is Pharaoh king of Egypt to all that trust in him.”Yesaya 36:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 36:6?
Yesaya 36:6 memperingatkan bahwa Mesir, yang diandalkan Yehuda, adalah 'tongkat buluh yang terkulai'—tidak dapat diandalkan dan bahkan berbahaya bagi yang bersandar padanya. Mesir akan melukai mereka yang mempercayainya, seperti buluh yang menusuk tangan.
Latar belakang
Ejekan untuk Firaun
Rib'aki mengibaratkan Firaun sebagai tongkat yang tidak hanya patah, tetapi melukai yang menyandarnya. Ini menegaskan bahwa Mesir tidak akan menolong Yehuda.
Di mana
Yerusalem
Di dekat saluran kolam atas, di jalan raya Padang Penatu
Kapan
~701 SM
Periode Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Rib'aki, kepala juru minuman Asyur
Utusan diplomatik Sanherib, pejabat tinggi, mungkin bukan kasim meski jabatannya.
Kepada
Elyakim, Sebna, dan Yoah
Tiga pejabat tinggi Yehuda yang mewakili Raja Hizkia.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פַּרְעֹה
par'oh · Firaun
Gelar raja Mesir, berasal dari 'per-aa' yang berarti 'rumah besar'.
קָנֶה
qaneh · buluh
Tanaman air berongga, mudah patah dan menusuk.
נָקַב
naqav · tembus
Menembus, melubangi, menyebabkan luka.
Kata 'par'oh' yang megah menjadi 'qaneh' yang hina; Firaun yang diagungkan ternyata seperti buluh yang menusuk orang yang percaya padanya.
Tahukah kamu
Firaun adalah gelar dewa
Raja Mesir dianggap dewa, tetapi Rib'aki meremehkan dengan menyamakannya dengan tongkat patah. Ini penghinaan ganda.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 36:6
Yesaya 20:5
Kekecewaan pada Mesir
“Maka mereka akan terkejut dan malu karena Etiopia, yang mereka harapkan, dan karena Mesir, yang mereka banggakan.”
Yehezkiel 29:6-7
Nubuat tentang Mesir
“Semua penduduk Mesir akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN. Oleh karena engkau menjadi tongkat bambu yang patah bagi kaum Israel.”
2 Raja-raja 18:24
Konteks sama
“Bagaimanakah engkau dapat memukul mundur seorang perwira dari antara pegawai-pegawai tuanku yang paling kecil?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 36:6
✕ Sering dikira
Menganggap ayat ini menyatakan semua kekuatan dunia selalu buruk
✓ Yang sebenarnya
Ini peringatan spesifik tentang ketidakandalan Mesir pada masa itu, bukan menolak bantuan manusia sama sekali.
✕ Sering dikira
Membaca 'buluh' sebagai simbol Mesir karena nama Mesir dalam bahasa Ibrani mirip 'qaneh'
✓ Yang sebenarnya
Kiasan lebih kepada sifat rapuh, bukan etimologi nama Mesir.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 36:6
Kita sering mencari 'tongkat buluh' dalam hidup—kekayaan, jabatan, atau orang lain—yang tampak kuat tetapi ternyata mengecewakan. Jadikan Tuhan sebagai satu-satunya sandaran yang kokoh, bukan hal-hal yang sementara dan rapuh.
Ya Allah, jauhkan aku dari mengandalkan hal-hal yang fana. Ajarilah aku untuk bersandar sepenuhnya pada-Mu, satu-satunya batu karang yang teguh. Amin.