Meremehkan Kekuatan Yehuda
Yesaya 36:5
Andalkan Mesir atau TUHAN?
“Apakah kamu pikir kata-kata belaka adalah strategi dan kekuatan untuk berperang? Sekarang, siapakah yang kamu andalkan sehingga kamu memberontak terhadapku?”Yesaya 36:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kaukira bahwa hanya ucapan bibir saja dapat merupakan rencana dan kekuatan untuk perang! Sekarang, kepada siapa engkau berharap, maka engkau memberontak terhadap aku?”Yesaya 36:5 · TB
Terjemahan Baru
“Engkau kira perkataan saja dapat menggantikan siasat dan kekuatan tentara? Siapakah yang kauandalkan sehingga engkau berani melawan Asyur?”Yesaya 36:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“I say, sayest thou, (but they are but vain words) I have counsel and strength for war: now on whom dost thou trust, that thou rebellest against me?”Yesaya 36:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 36:5?
Yesaya 36:5 melanjutkan olok-olok Asyur: kata-kata saja tidak cukup untuk berperang. Mereka mempertanyakan siapa yang diandalkan Yehuda hingga berani memberontak terhadap Asyur, menyiratkan bahwa Hizkia tidak memiliki sekutu yang kuat, sehingga pemberontakannya sia-sia.
Latar belakang
Menyingkap Aliansi yang Rapuh
Rib'aki menuduh Yehuda bersandar pada Mesir, yang diibaratkan tongkat buluh yang patah. Ini mengingatkan bahwa aliansi politik tidak dapat diandalkan.
Di mana
Yerusalem
Di dekat saluran kolam atas, di jalan raya Padang Penatu
Kapan
~701 SM
Periode Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Rib'aki, kepala juru minuman Asyur
Utusan diplomatik Sanherib, pejabat tinggi, mungkin bukan kasim meski jabatannya.
Kepada
Elyakim, Sebna, dan Yoah
Tiga pejabat tinggi Yehuda yang mewakili Raja Hizkia.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מַקֵּל
maqqel · tongkat
Tongkat atau batang kayu, di sini kiasan untuk sesuatu yang diharapkan menopang.
קָנֶה
qaneh · buluh
Tanaman air berongga, mudah patah dan menusuk.
נָקַב
naqav · menusuk
Menembus, melubangi, menyebabkan luka.
Kata 'qaneh' dan 'naqav' menunjukkan bahwa andalan yang salah tidak hanya mengecewakan, tetapi melukai orang yang memegangnya.
Tahukah kamu
Buluh Mesir dalam sejarah
Mesir memang terkenal dengan papirusnya, tetapi batangnya mudah patah jika dijadikan tongkat. Ini kiasan yang tepat dan sinis.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 36:5
2 Raja-raja 18:21
Paralel sejarah
“Sesungguhnya engkau menaruh kepercayaanmu pada tongkat bambu yang patah, yaitu Mesir.”
Yesaya 30:7
Nubuat serupa
“Sungguh, Mesir menolong dengan sia-sia dan tidak berguna. Sebab itu Aku menamainya 'Rahab yang dibuat diam'.”
Yeremia 17:5
Bahaya andalan manusia
“Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 36:5
✕ Sering dikira
Menganggap Mesir selalu buruk dan tidak boleh dimintai bantuan
✓ Yang sebenarnya
Ini kritik pada saat itu, bukan larangan mutlak; Alkitab mencatat kali lain orang Yehuda berlindung ke Mesir.
✕ Sering dikira
Membaca 'buluh' sebagai simbol Mesir karena namanya mirip
✓ Yang sebenarnya
Kiasan lebih kepada sifat rapuh, bukan etimologi nama Mesir.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 36:5
Iman yang hanya sekadar kata-kata tanpa tindakan nyata adalah sia-sia. Pastikan hidupmu sesuai dengan pengakuan imanmu, karena Tuhan menghendaki kesetiaan yang aktif, bukan sekadar retorika.
Tuhan, ubahkan imanku dari kata-kata menjadi tindakan nyata yang memuliakan nama-Mu, dan jadikanlah Engkau andalanku yang utama. Amin.