Rayuan di Tembok Kota
Yesaya 36:16
Tantangan Sanherib
“Jangan dengarkan Hizkia, karena inilah perkataan raja Asyur, ‘Buatlah perjanjian damai denganku dan keluarlah menemuiku, maka setiap orang akan makan dari pohon anggurnya sendiri, dari pohon aranya sendiri, dan minum air dari sumurnya sendiri”Yesaya 36:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Janganlah dengarkan Hizkia, sebab beginilah kata raja Asyur: Adakanlah perjanjian penyerahan dengan aku dan datanglah ke luar kepadaku, maka setiap orang dari padamu akan makan dari pohon anggurnya dan dari pohon aranya serta minum dari sumurnya,”Yesaya 36:16 · TB
Terjemahan Baru
“Jangan dengarkan Hizkia! Aku, raja Asyur menganjurkan supaya kamu keluar dari kota dan menyerah. Nanti kamu boleh makan buah anggur dari kebunmu sendiri, dan menikmati buah ara dari pohonmu sendiri, serta minum air dari sumurmu sendiri,”Yesaya 36:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hearken not to Hezekiah: for thus saith the king of Assyria, Make an agreement with me by a present, and come out to me: and eat ye every one of his vine, and every one of his fig tree, and drink ye every one the waters of his own cistern;”Yesaya 36:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 36:16?
Raja Asyur menawarkan perdamaian dengan syarat mereka menyerah dan keluar menemui dia. Dia menjanjikan kehidupan yang nyaman, makan dari kebun anggur dan minum dari sumur mereka sendiri, namun itu berarti mereka harus meninggalkan Allah.
Latar belakang
Tawaran Menyerah yang Manis
Kepala juru minuman Asyur membujuk orang-orang Yerusalem untuk menyerah dengan iming-iming hidup damai di tanah sendiri. Ia mencoba melemahkan keyakinan mereka kepada Hizkia dan TUHAN melalui janji kemakmuran.
Di mana
Yerusalem
Di dekat saluran kolam atas, di tembok kota
Kapan
~701 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Kepala juru minuman
Utusan Asyur yang licik, mahir propaganda
Kepada
Orang-orang Yerusalem di atas tembok
Warga kota yang ketakutan, mendengar dari benteng
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בְּרָכָה
berakhah · perjanjian damai
berkat, atau perjanjian yang membawa kesejahteraan
צֵאת
tse't · keluar
tindakan meninggalkan atau pergi ke luar
אָכַל
akhal · makan
memakan, menikmati hasil
Ketiga kata ini menunjukkan tawaran Asyur untuk menyerah secara halus, tetapi sebenarnya mengundang orang untuk meninggalkan perlindungan TUHAN demi kepastian duniawi.
Tahukah kamu
Bahasa Propaganda
Istilah 'membuat perjanjian damai' secara harfiah berarti 'membuat berkat' dalam bahasa Ibrani, sebuah ironi karena ini adalah tawaran perbudakan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 36:16
Ulangan 8:7-8
Janji negeri baik
“Sebab TUHAN, Allahmu, membawa engkau masuk ke dalam negeri yang baik... gandum, anggur, dan pohon ara”
2 Raja-raja 18:31-32
Paralel historis
“Buatlah perjanjian damai dengan aku... makan dari pohon anggur dan pohon ara”
Mazmur 34:8
Kontras kepuasan sejati
“Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 36:16
✕ Sering dikira
Mengira tawaran Asyur adalah jalan keluar yang masuk akal.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah tipu muslihat untuk menaklukkan tanpa perlawanan, bukan tawaran yang tulus.
✕ Sering dikira
Menganggap 'perjanjian damai' berarti perjanjian yang adil.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, itu berarti menyerah dan menjadi takluk.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 36:16
Terkadang tawaran yang tampak menguntungkan justru menjauhkan kita dari Tuhan. Kita harus waspada terhadap godaan yang membuat kita mengorbankan iman.
Allah, jauhkan kami dari godaan yang tampak nyaman tetapi melupakan Engkau. Amin.