Seruan dari Atas Tembok
Yesaya 36:13
Ancaman Sanherib dan Respons Hizkia
PerikopSanherib Mengepung Yerusalem · Yesaya 36:1-22 →“Maka, kepala juru minuman itu berdiri dan berseru dengan suara keras dalam bahasa Ibrani, katanya, “Dengarkanlah perkataan raja agung, yaitu raja Asyur!”Yesaya 36:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian berdirilah juru minuman agung dan berserulah ia dengan suara nyaring dalam bahasa Yehuda. Ia berkata: "Dengarlah perkataan raja agung, raja Asyur!”Yesaya 36:13 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian perwira tinggi itu berdiri dan berteriak dalam bahasa Ibrani, "Dengarlah apa yang dikatakan raja Asyur,”Yesaya 36:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then Rabshakeh stood, and cried with a loud voice in the Jews’ language, and said, Hear ye the words of the great king, the king of Assyria.”Yesaya 36:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 36:13?
Kepala juru minuman Asyur berdiri di dekat tembok Yerusalem dan berteriak dalam bahasa Ibrani agar semua orang mendengar. Dia menyampaikan pesan dari raja Asyur, yang menuntut agar mereka mendengarkan dan tidak mempercayai Hizkia.
Latar belakang
Propaganda dari Tembok
Kepala juru minuman, setelah para pejabat Yehuda memintanya berbicara dalam bahasa Aram, malah berdiri dan berteriak dalam bahasa Ibrani agar semua orang di tembok mendengar. Ia secara langsung menyerang kepercayaan mereka kepada Hizkia dan TUHAN, dengan tujuan memicu ketakutan dan pemberontakan.
Di mana
Yerusalem
Di dekat tembok kota, dekat saluran kolam atas
Kapan
701 SM
Kerajaan Yehuda, masa Hizkia
Yang berbicara
Kepala Juru Minuman
Utusan raja Asyur, ahli propaganda, ~40 tahun
Kepada
Orang-orang di atas tembok Yerusalem
warga kota yang ketakutan, campuran laki-laki, perempuan, dan anak-anak
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיַּעֲמֹד
waya'amod · berdiri
berdiri tegak, mengambil posisi untuk berbicara.
וַיִּקְרָא
wayiqra' · berseru
memanggil dengan keras, memproklamasikan.
שִׁמְעוּ
shim'u · dengarkanlah
mendengar dengan perhatian, menaati.
Ketiga kata ini menggambarkan aksi intimidasi yang terencana: berdiri, berseru, lalu menuntut perhatian. Ini bukan sekadar komunikasi, tapi upaya merebut hati pendengar dengan cara paksa.
Tahukah kamu
Teriakan dari Tembok
Tindakan berbicara dalam bahasa Ibrani itu membuat pesannya bisa dimengerti seluruh rakyat, menunjukkan taktik psikologis yang canggih dari Asyur.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 36:13
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 36:13
✕ Sering dikira
Mengira kepala juru minuman berbicara dengan sopan atau diplomatis.
✓ Yang sebenarnya
Ia sengaja memilih bahasa Ibrani untuk mengancam seluruh rakyat, bukan hanya pejabat.
✕ Sering dikira
Menganggap 'berdiri' hanya sekadar posisi fisik.
✓ Yang sebenarnya
Berdiri di sini adalah tindakan berani untuk menghadapi kota yang terkepung.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 36:13
Terkadang ancaman datang dengan terang-terangan, bahkan di depan umum. Saat itu terjadi, kita perlu tetap tenang dan mengingat bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita.
Tuhan, berikan kami keberanian untuk tetap setia kepada-Mu meskipun banyak suara yang mencoba menakut-nakuti kami. Amin.