Teriakan Di Tembok Kota
2 Tawarikh 32:18
Hizkia dan Sanherib: Kuasa Allah Nyata
PerikopPerkataan Sanherib yang Menentang Allah · 2 Tawarikh 32:9-23 →“Mereka berseru dengan suara keras dalam bahasa Yehuda kepada penduduk Yerusalem yang berada di atas tembok, untuk menakuti dan membuat mereka cemas, supaya kota itu dapat direbut.”2 Tawarikh 32:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan mereka berseru dengan suara nyaring dalam bahasa Yehuda kepada rakyat Yerusalem yang ada di atas tembok, untuk menakutkan dan mengejutkan mereka, supaya mereka dapat merebut kota itu.”2 Tawarikh 32:18 · TB
Terjemahan Baru
“Utusan-utusan Asyur itu meneriakkan semuanya itu dalam bahasa Ibrani untuk menakut-nakuti dan mematahkan semangat orang-orang Yerusalem yang berada di atas tembok kota, supaya mereka dapat merebut kota itu dengan mudah.”2 Tawarikh 32:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then they cried with a loud voice in the Jews’ speech unto the people of Jerusalem that were on the wall, to affright them, and to trouble them; that they might take the city.”2 Tawarikh 32:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 32:18?
Para pegawai Sanherib berteriak dalam bahasa Ibrani agar penduduk Yerusalem yang berada di tembok mendengar dan menjadi takut, dengan tujuan melemahkan semangat mereka agar kota mudah diserang. Ini adalah taktik psikologis untuk menimbulkan kepanikan.
Latar belakang
Teror Psikologis
Para utusan Sanherib berteriak dengan suara keras dalam bahasa Yehuda agar penduduk Yerusalem yang di tembok mendengar. Tujuannya untuk menakut-nakuti dan membuat mereka cemas, sehingga kota mudah direbut.
Di mana
Yerusalem
Di dekat tembok kota, tempat penduduk mendengar
Kapan
~701 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Pencatat Kitab Tawarikh
Sejarawan Israel, menulis setelah pembuangan
Kepada
Pembaca kitab Tawarikh
Umat pasca-pembuangan yang perlu diingatkan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָרָא
qara · berseru
Memanggil, berteriak, memproklamasikan.
קוֹל גָּדוֹל
qol gadol · suara keras
Suara yang kuat, nyaring, untuk memastikan semua mendengar.
יָרֵא
yare · menakuti
Takut, gentar, cemas.
Kombinasi 'berseru' dan 'suara keras' menunjukkan intensitas upaya untuk menanamkan ketakutan. Mereka sengaja memilih kata-kata yang menimbulkan kecemasan, bukan hanya sekadar informasi.
Tahukah kamu
Bahasa Setempat
Mereka memakai bahasa Ibrani, bukan bahasa Aram, supaya para penduduk kota mengerti dan menjadi takut. Ini taktik perang psikologis yang canggih pada zaman itu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 32:18
2 Tawarikh 32:10
Pertanyaan menakutkan
“Apa yang kamu andalkan sehingga kamu tetap tinggal di Yerusalem yang sudah dikepung ini?”
Yesaya 36:13-20
Teror tembok
“Berdirilah, dan berserulah dengan suara keras dalam bahasa Yehuda, katakanlah: Dengarlah perkataan raja besar, raja Asyur!”
Ulangan 20:3-4
Lawan ketakutan
“Janganlah hatimu lemah dan janganlah takut... Sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan bersama-sama dengan kamu untuk berperang melawan musuhmu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 32:18
✕ Sering dikira
Mengira mereka berbicara kepada tentara saja.
✓ Yang sebenarnya
Mereka berbicara kepada seluruh penduduk kota, termasuk sipil.
✕ Sering dikira
Mengira ini hanya strategi militer biasa.
✓ Yang sebenarnya
Ini serangan psikologis untuk melemahkan iman dan keyakinan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 32:18
Taktik menakut-nakuti sering digunakan untuk melemahkan iman kita. Jangan biarkan ketakutan menguasai; percayalah bahwa Tuhan menyertai dan melindungi kita.
Bapa, jauhkanlah kami dari rasa takut yang berlebihan dan berikan kami keberanian untuk menghadapi segala ancaman dengan iman. Amin.