Pembagian Warisan oleh Tangan TUHAN
Yesaya 34:17
Pembalasan atas Edom dan Berkat bagi Umat
PerikopHukuman atas Bangsa-Bangsa · Yesaya 34:1-17 →“Dia telah membuang undi bagi mereka dan tangan-Nya telah membagi negeri itu bagi mereka dengan tali. Mereka akan memiliki negeri itu sampai selamanya, dari generasi ke generasi, mereka akan tinggal di sana.”Yesaya 34:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia sendiri telah membuang undi dan membagi-bagi negeri itu di antara mereka dengan tali pengukur; mereka akan mendudukinya sampai selama-lamanya dan akan tinggal di situ turun-temurun.”Yesaya 34:17 · TB
Terjemahan Baru
“Tuhanlah yang membagi negeri itu di antara mereka dan masing-masing menerima bagiannya. Mereka akan tinggal di situ untuk selama-lamanya, dan tanah itu menjadi milik mereka turun-temurun.”Yesaya 34:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And he hath cast the lot for them, and his hand hath divided it unto them by line: they shall possess it for ever, from generation to generation shall they dwell therein.”Yesaya 34:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 34:17?
Ayat ini menggambarkan bahwa TUHAN telah menentukan bagi binatang-binatang liar itu bagian dan tempat tinggal di Edom; mereka akan menempati negeri itu untuk selama-lamanya. Ini adalah hukuman yang final dan permanen bagi Edom, menunjukkan bahwa penghakiman Allah bersifat total dan tidak dapat dibatalkan.
Latar belakang
Warisan Kekal bagi Binatang Buas
Ayat ini menggambarkan bahwa TUHAN telah membuang undi dan membagi negeri Edom dengan tali pengukur, memberikannya kepada binatang-binatang buas untuk selamanya. Ini menunjukkan bahwa kehancuran Edom bersifat permanen dan ditentukan oleh Allah.
Di mana
Yerusalem
Konteks penulisan nubuat, kemungkinan di lingkungan istana atau bait.
Kapan
~700 SM
Zaman Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Yesaya
Nabi di Yehuda, ~740-680 SM, penulis kitab ini.
Kepada
Bangsa-bangsa dan umat Israel
Pembaca kitab Yesaya, termasuk Yehuda dan bangsa-bangsa lain.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
גּוֹרָל
goral · Undi
batu undian yang digunakan untuk membuat keputusan, melambangkan keputusan Allah.
יָד
yad · Tangan
tangan, kekuatan, atau otoritas.
עוֹלָם
olam · Selamanya
untuk waktu yang lama, selama-lamanya, atau kekekalan.
Keputusan Allah (goral) ditetapkan oleh tangan-Nya yang kuat (yad) dan bersifat kekal (olam). Jadi, penghakiman Edom bukanlah sementara, tetapi permanen.
Tahukah kamu
Tali Pengukur dalam Alkitab
Tali pengukur sering digunakan untuk membagi tanah sebagai warisan (misalnya dalam Yosua 17:5). Di sini, digunakan secara ironis untuk memberikan negeri Edom kepada makhluk-makhluk gurun, bukan kepada manusia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 34:17
Yosua 18:10
Undian untuk pembagian
“Dan Yosua membuang undi di Silo di hadapan TUHAN, dan di sana Yosua membagi tanah itu kepada orang Israel sesuai dengan bagian mereka.”
Mazmur 125:3
Warisan orang benar
“Sebab tongkat kerajaan orang fasik tidak akan tinggal tetap atas tanah yang diwarisi orang benar, supaya orang benar tidak mengulurkan tangannya kepada kejahatan.”
Yesaya 34:11
Warisan binatang buas
“Burung pelikan dan landak akan memiliki negeri itu, burung hantu dan burung gagak akan tinggal di sana. TUHAN akan membentangkan tali kebingungan ke atasnya, dan batu ukur kekosongan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 34:17
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti binatang buas akan menjadi penguasa dunia suatu hari.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah gambaran metaforis tentang kehancuran total Edom, bukan ajaran tentang binatang yang akan memerintah.
✕ Sering dikira
Allah hanya menghakimi Edom, bukan bangsa-bangsa lain.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun Edom adalah fokus, pasal ini adalah bagian dari penghakiman TUHAN atas semua bangsa yang menentang-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 34:17
Kita tidak boleh menyepelekan peringatan Allah; penghakiman-Nya serius dan kekal. Maka, marilah kita hidup dengan takut akan Tuhan dan mengandalkan kasih karunia-Nya, supaya kita tidak termasuk yang dihukum.
Tuhan, mampukan kami untuk hidup dalam rasa takut yang kudus dan mengandalkan anugerah-Mu agar kami terhindar dari hukuman yang kekal. Amin.