Api kekekalan di Edom

Yesaya 34:10

Hukuman TUHAN atas Bangsa-Bangsa

PerikopHukuman atas Bangsa-Bangsa · Yesaya 34:1-17 →
“Itu tidak akan padam baik siang maupun malam, asapnya akan naik untuk selama-lamanya. Dari generasi ke generasi, negeri itu akan menjadi sunyi. Tidak seorang pun akan pernah melewati negeri itu lagi.”

Yesaya 34:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 34:10?

Ayat 10 menegaskan bahwa hukuman Edom tidak akan padam siang atau malam, asapnya naik selama-lamanya, dan negeri itu menjadi sunyi dari generasi ke generasi. Ini melambangkan kehancuran yang permanen, tidak ada harapan untuk kembali.

Latar belakang

Edom menjadi padang gurun abadi

Yesaya menubuatkan bahwa negeri Edom akan menjadi hancur total, dengan api yang tidak akan padam siang atau malam. Asapnya naik selama-lamanya, dan negeri itu menjadi sunyi, tidak ada yang melintas.

Di mana

Yerusalem

Di kota Yerusalem, saat menyampaikan firman

Kapan

~700 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Murka TUHAN atas Edom
Keselamatan bagi Sion
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi abad ke-8 SM, penulis kitab

B

Kepada

Bangsa-bangsa dan Israel

Pendengar universal, termasuk umat Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כָּבָה

kavah · padam

Menjadi padam atau mati, dipadamkan

יוֹמָם

yomam · siang

Pada siang hari, sepanjang hari

נֶצַח

netsach · selama-lamanya

Untuk waktu yang tidak terbatas, kekal

Idea api yang tidak padam siang dan malam, dan asap yang naik selama-lamanya, menekankan bahwa hukuman TUHAN itu pasti dan permanen, tidak ada yang bisa memadamkannya atau menghentikannya.

Tahukah kamu

Api yang tidak pernah padam

Dalam budaya Israel kuno, api yang tidak padam sering melambangkan hukuman yang kekal, seperti api di lembah Hinom yang terus menyala untuk membakar sampah kota.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 34:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 34:10

✕  Sering dikira

Ayat ini berbicara tentang neraka bagi orang-orang Edom secara harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah bahasa kiasan untuk kehancuran total suatu bangsa, bukan ajaran tentang neraka.

✕  Sering dikira

Nubuatan ini hanya tentang masa lampau, tidak ada relevansi sekarang.

✓  Yang sebenarnya

Ini juga menjadi gambaran keadilan Allah yang berlaku sepanjang masa.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 34:10

Pernyataan 'selama-lamanya' mungkin terasa berat, tetapi mengingatkan bahwa konsekuensi dosa bisa berkepanjangan. Namun, dalam Kristus kita punya pengharapan pengampunan. Hari ini, mari kita hidup dalam terang Tuhan, agar tidak mengalami penyesalan yang berkepanjangan karena dosa.

Tuhan, syukur untuk kasih karunia-Mu yang memberi harapan baru; jauhkanlah aku dari jalan yang membawa kehancuran kekal. Amin.