Mayat pemberontak dan api yang tak padam

Yesaya 66:24

Janji pemulihan dan penghakiman

“Mereka akan keluar dan melihat mayat orang-orang yang telah memberontak melawan Aku, karena ulat-ulat mereka tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam, dan mereka akan menjadi kejijikan bagi semua manusia.”

Yesaya 66:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 66:24?

Ayat terakhir ini menggambarkan pemandangan di mana orang-orang melihat mayat mereka yang memberontak terhadap Allah, dengan ulat yang tidak mati dan api yang tidak padam. Ini adalah gambaran penghakiman yang kekal bagi mereka yang menolak Allah, kontras dengan berkat bagi umat yang setia.

Latar belakang

Ancaman penghakiman

Ayat ini menggambarkan akhir yang mengerikan bagi mereka yang memberontak melawan Tuhan: mayat mereka akan menjadi tontonan, ulat-ulat tidak akan mati, dan api tidak akan padam. Ini adalah peringatan keras tentang konsekuensi dosa yang kekal.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks penglihatan nubuatan

Kapan

~700 SM

Nubuat akhir Yesaya

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembuangan Babel
Penghakiman terakhir
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan (TUHAN)

Allah Israel, yang berfirman melalui nabi Yesaya.

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang setia dan gentar terhadap firman Tuhan.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פֶּגֶר

peger · mayat

Mayat, bangkai, tubuh yang mati.

תּוֹלֵעָה

tole'ah · ulat

Cacing, ulat, belatung.

דֵּרָאוֹן

dera'on · kejijikan

Kengerian, kejijikan, sesuatu yang menjijikkan.

Ulat yang tidak mati dan api yang tidak padam menekankan kekekalan dari penderitaan orang jahat, dan mereka menjadi contoh yang menjijikkan bagi semua orang.

Tahukah kamu

Lembah Gehenna

Gambaran ini mungkin merujuk pada Lembah Hinom di selatan Yerusalem, tempat pembakaran sampah dan mayat, yang kemudian menjadi gambaran neraka dalam Perjanjian Baru.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 66:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 66:24

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan bahwa jiwa orang jahat akan dimusnahkan, bukan dihukum kekal.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun interpretasi ini diperdebatkan, kata 'tidak akan mati' dan 'tidak akan padam' menunjukkan kekekalan, dan banyak teolog melihat ini sebagai dasar doktrin hukuman kekal.

✕  Sering dikira

Umat percaya harus secara harfiah melihat mayat orang jahat di neraka.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah bahasa kiasan yang menggambarkan rasa malu dan penderitaan kekal, bukan pemandangan fisik yang terus-menerus.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 66:24

Realitas penghakiman adalah pengingat serius tentang konsekuensi dosa. Namun, sebagai orang percaya, kita telah diselamatkan dari hukuman itu oleh Kristus. Kita dipanggil untuk hidup dalam kekudusan dan bersyukur atas anugerah yang menyelamatkan kita.

Tuhan, tolong aku untuk hidup dalam ketaatan, dan jauhkan aku dari pemberontakan yang membawa pada kehancuran. Amin.