Hujan es merobohkan hutan

Yesaya 32:19

Pemerintahan yang Adil dan Damai

Hujan es akan merobohkan hutan, dan kota itu akan benar-benar direndahkan.

Yesaya 32:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 32:19?

Ayat ini menggambarkan hukuman Tuhan: seperti hujan es yang merobohkan hutan, kota yang sombong akan direndahkan. Ini mengingatkan bahwa kekuatan manusia sia-sia di hadapan Allah, dan hanya keadilan serta kebenaran yang bertahan.

Latar belakang

Kehancuran hutan dan kota

Ayat ini melukiskan kehancuran yang datang dari Allah: hujan es merobohkan hutan yang megah, dan kota yang sombong direndahkan. Ini adalah bagian dari nubuat hukuman atas keangkuhan Yehuda, yang diikuti janji pemulihan.

Di mana

Yerusalem

Konteks nubuat, mungkin disampaikan di istana atau bait suci

Kapan

~700 SM

Periode nabi-nabi awal

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Asyur
Pembuangan Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yehuda, ~740-681 SM

U

Kepada

Umat Yehuda

Penduduk kerajaan Yehuda, hidup nyaman namun akan dihukum

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בָּרָד

barad · hujan es

hujan es atau bongkahan es yang turun dari langit.

יַעַר

ya'ar · hutan

hutan, semak belukar, atau pepohonan lebat.

שָׁפֵל

shafel · direndahkan

menjadi rendah, direndahkan, atau dihina.

Ketiga kata ini membentuk gambaran: hujan es ilahi merendahkan hutan yang tinggi; semua yang angkuh akan dijatuhkan Allah.

Tahukah kamu

Hujan es sebagai alat penghukuman

Dalam Alkitab, hujan es sering dipakai sebagai senjata Allah (mis. tulah di Mesir, Yosua 10). Di sini, hujan es melambangkan kehancuran total dari kekuatan manusia.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 32:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 32:19

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya tentang bencana alam fisik.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah bahasa simbolis tentang kehancuran akibat keangkuhan manusia.

✕  Sering dikira

Hutan dan kota adalah metafora yang tidak berhubungan dengan umat Allah.

✓  Yang sebenarnya

Hutan melambangkan kekuatan, kota melambangkan peradaban yang sombong; keduanya direndahkan Allah.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 32:19

Jangan terlalu percaya diri pada kekuatan atau harta kita, karena semuanya bisa hancur sewaktu-waktu. Hidupilah dengan rendah hati dan bersandar pada Tuhan, karena hanya Dia yang memberi keamanan sejati.

Tuhan, ajari aku untuk tidak bergantung pada hal-hal yang sementara, tetapi berpegang pada kebenaran-Mu yang kekal. Amin.