Tuhan yang Perkasa

Yesaya 28:2

Peringatan untuk Para Pemimpin yang Mabuk

PerikopNubuat tentang Samaria · Yesaya 28:1-6 →
“Lihatlah, Tuhan mempunyai satu yang perkasa dan kuat, yang seperti hujan es dan badai yang menghancurkan; seperti hujan lebat, air bah yang meluap, dia mengempaskannya ke bumi dengan tangannya.”

Yesaya 28:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 28:2?

Allah akan mendatangkan hukuman yang dahsyat dan kuat, seperti hujan es dan badai yang menghancurkan, untuk merendahkan Efraim yang sombong. Ini menunjukkan kuasa Tuhan yang tidak bisa ditandingi.

Latar belakang

Ancaman dari Tuhan

Tuhan akan mendatangkan musuh yang kuat, digambarkan seperti hujan es dan badai yang menghancurkan, untuk meremukkan kesombongan Efraim. Ini menunjukkan bahwa kehancuran mereka bukan kebetulan, tetapi tindakan Tuhan.

Di mana

Yerusalem

Proklamasi nubuat di Yehuda

Kapan

~700 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejatuhan Samaria (722 SM)
Pembuangan Yehuda (586 SM)
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yehuda, dipanggil ±740 SM

P

Kepada

Pemimpin Israel (Utara)

Elit yang sombong, merasa aman

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אַבִּיר

abbir · perkasa

kuat, perkasa, sering untuk Allah atau raja.

בָּרָד

barad · hujan es

hujan batu, bencana alam.

שֶׁטֶף

shetef · menghancurkan

meluap, banjir, menghanyutkan.

Kombinasi 'perkasa' dan 'hujan es' menunjukkan bahwa Tuhan sendiri adalah pejuang yang menghancurkan musuh. Kekuatan alam menjadi alat penghukuman-Nya.

Tahukah kamu

Hujan Es dalam Alkitab

Hujan es sering menjadi alat penghukuman Tuhan, seperti dalam tulah di Mesir (Keluaran 9). Di sini, itu melambangkan kekuatan yang tak terbendung.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 28:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 28:2

✕  Sering dikira

Bencana ini hanya terjadi secara alami, tanpa campur tangan Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Ayat menegaskan itu dari Tuhan: 'Dia mengempaskannya dengan tangan-Nya.'

✕  Sering dikira

Orang Efraim hanya dihukum karena mabuk anggur.

✓  Yang sebenarnya

Mabuk adalah simbol kesombongan dan pemberontakan yang lebih dalam.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 28:2

Ketika kita melihat kehancuran akibat dosa, ingatlah bahwa Allah serius terhadap dosa. Namun, bagi yang percaya, hukuman ini telah ditanggung Kristus. Mari kita hidup dalam takut akan Tuhan dan bersyukur atas pengampunan-Nya.

Ya Allah, ajari aku untuk menghormati kekuatan-Mu dan hidup dalam ketaatan, sebab Engkau layak ditakuti dan dikasihi. Amin.