Retakan yang Runtuh

Yesaya 30:12

Celakalah Anak-anak Pemberontak

Oleh karena itu, beginilah firman Yang Mahakudus dari Israel: “Karena kamu telah menolak firman ini, dan mengandalkan penindasan dan tipu muslihat, serta bergantung kepadanya,

Yesaya 30:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 30:12?

Allah menegaskan bahwa karena mereka menolak firman-Nya dan mengandalkan penindasan serta tipu muslihat (termasuk mencari bantuan Mesir), maka kejahatan mereka akan menjadi seperti retakan di tembok tinggi yang tiba-tiba runtuh. Ini adalah peringatan akan kehancuran yang akan datang.

Latar belakang

Jatuh Seperti Tembok Retak

Tuhan menegaskan bahwa karena mereka menolak firman-Nya dan mengandalkan penindasan serta tipu muslihat, kejahatan mereka akan menghancurkan mereka seperti tembok yang retak dan tiba-tiba runtuh. Mereka akan dihancurkan seperti tempayan yang pecah total.

Di mana

Yerusalem

Kota Yerusalem, di istana atau bait suci

Kapan

~701 SM

Kerajaan Yehuda sebelum pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Asyur datang
Pengepungan Yerusalem gagal
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan (melalui Yesaya)

Allah Israel, Yang Mahakudus

B

Kepada

Bangsa Yehuda

Umat yang mengandalkan kekuatan sendiri

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֹשֶׁק

osheq · penindasan

Pemerasan, penindasan terhadap orang lain

נָלוֹז

naloz · tipu muslihat

Kebengkokan, ketidakjujuran, jalan yang menyimpang

פֶּרֶץ

perets · retakan

Retakan, pelanggaran yang melebar

Penindasan dan tipu muslihat adalah dua sisi dari ketidakpercayaan kepada Tuhan. Retakan yang dihasilkan akan membesar dan akhirnya menjatuhkan seluruh bangunan kehidupan, menunjukkan bahwa dosa selalu menghancurkan.

Tahukah kamu

Tempayan yang pecah

Di Timur Tengah kuno, pecahan tembikar yang sudah pecah sering digunakan untuk menulis catatan atau sebagai alat tulis sederhana, tetapi di sini diumpamakan tidak ada yang tersisa sama sekali.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 30:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 30:12

✕  Sering dikira

Ayat ini berarti Tuhan menghukum mereka tanpa belas kasihan, dan tidak ada harapan.

✓  Yang sebenarnya

Tujuan hukuman adalah untuk membawa mereka pada pertobatan. Pasal 30 selanjutnya menjanjikan pemulihan bagi yang berbalik kepada Tuhan.

✕  Sering dikira

Mengandalkan penindasan dan tipu muslihat hanya merujuk pada hubungan dengan negara lain, bukan moral pribadi.

✓  Yang sebenarnya

Penindasan dan tipu muslihat bisa juga mencakup cara mereka memperlakukan sesama, bukan hanya kebijakan politik. Ini mencakup keseluruhan hidup yang bertentangan dengan kehendak Allah.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 30:12

Ketika kita membangun hidup di atas kebohongan atau cara-cara yang tidak benar, itu seperti tembok yang retak: bisa terlihat kokoh tapi akan runtuh. Mari periksa fondasi kita: apakah kita berdiri di atas kebenaran Tuhan atau di atas cara-cara dunia?

Tuhan, kuatkan aku untuk hidup jujur dan mengandalkan Engkau, agar hidupku tidak runtuh karena kebodohanku sendiri. Amin.