Panggilan untuk Menangis
Yesaya 22:12
Saat Tuhan Memanggil untuk Meratap
“Pada waktu itu, Tuhan, TUHAN semesta alam, akan menyerukan orang untuk menangis, meratap, menggunduli kepalanya, dan mengenakan pakaian berkabung.”Yesaya 22:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada waktu itu Tuhan, TUHAN semesta alam menyuruh orang menangis dan meratap dengan menggundul kepala dan melilitkan kain kabung;”Yesaya 22:12 · TB
Terjemahan Baru
“Pada waktu itu TUHAN Yang Mahatinggi dan Mahakuasa menyuruh kamu menangis dan meratap, mencukur kepala dan mengenakan kain karung.”Yesaya 22:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And in that day did the Lord GOD of hosts call to weeping, and to mourning, and to baldness, and to girding with sackcloth:”Yesaya 22:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 22:12?
Tuhan memanggil umat-Nya untuk menangis, meratap, menggunduli kepala, dan mengenakan pakaian berkabung sebagai bentuk pertobatan. Ini adalah seruan untuk merendahkan diri di hadapan Allah dalam menghadapi murka-Nya.
Latar belakang
Saat Tuhan Memanggil untuk Berkabung
Tuhan, TUHAN semesta alam, menyerukan umat-Nya untuk menangis, meratap, menggunduli kepala, dan memakai pakaian kabung sebagai tanda pertobatan. Namun, mereka lebih memilih bersukaria dan menikmati hidup.
Di mana
Yerusalem
Di tengah kota, dalam suasana berkabung
Kapan
~701 SM
Kerajaan Yehuda, masa pengepungan
Yang berbicara
Penulis narasi
Yesaya sebagai penulis kitab yang merenungkan peristiwa.
Kepada
Umat Yehuda
Orang-orang yang seharusnya merespons dengan pertobatan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בְּכִי
bəkhi · menangis
tangisan keras, ratapan
מִסְפֵּד
misped · meratap
upacara perkabungan, ratapan resmi
שַׂק
saq · pakaian berkabung
kain karung yang dipakai sebagai tanda duka
Ketiga kata ini menggambarkan respons total—hati, ekspresi, dan pakaian—yang seharusnya menyertai pertobatan sejati, bukan sekadar ritual kosong.
Tahukah kamu
Menggunduli Kepala
Dalam budaya Timur Dekat kuno, mencukur rambut atau menjambak adalah ekspresi duka cita yang ekstrem, menunjukkan penyesalan yang mendalam.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 22:12
Yoel 2:12
Panggilan pertobatan
“Berpalinglah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, menangis, dan meratap.”
Yesaya 32:11
Seruan berkabung
“Gentarlah, hai perempuan-perempuan yang hidup tenteram! Tanggalkanlah pakaianmu dan pakailah kain kabung.”
Matius 11:21
Tanda pertobatan
“Jika di Tirus dan Sidon terjadi mujizat-mujizat itu, sudah lama mereka bertobat dalam kain kabung dan abu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 22:12
✕ Sering dikira
Mengira bahwa Tuhan hanya ingin manusia menderita dan tidak bahagia.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan menginginkan pertobatan, bukan penderitaan; kesedihan adalah sarana menuju pemulihan.
✕ Sering dikira
Menganggap pakaian kabung adalah syarat untuk mendapat pengampunan.
✓ Yang sebenarnya
Yang ditekankan adalah hati yang rendah, bukan sekadar simbol lahiriah.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 22:12
Saat Tuhan menegur kita melalui keadaan yang sulit, respons yang benar adalah bertobat, bukan berpesta atau bersikap acuh. Mengakui dosa dan berduka adalah langkah awal menuju pemulihan. Apakah Anda bersedia merendahkan diri di hadapan Tuhan hari ini?
Tuhan, beri kami hati yang lembut untuk bertobat ketika Engkau menegur kami, dan pulihkanlah kami. Amin.