Roh keadilan dan kekuatan

Yesaya 28:6

Mahkota Kesombongan vs Batu Penjuru

Roh keadilan bagi dia yang duduk mengadili, kekuatan bagi mereka yang mengusir peperangan di pintu gerbang kota.

Yesaya 28:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 28:6?

Allah akan memberikan roh keadilan kepada para hakim dan kekuatan kepada para pejuang yang mempertahankan kota. Ini adalah janji pemulihan bagi mereka yang setia, bahwa Allah akan memimpin dan memperlengkapi mereka.

Latar belakang

Karunia Roh bagi pemimpin masa depan

Ayat ini menjelaskan bahwa Allah akan memberikan Roh keadilan dan kekuatan kepada pemimpin-pemimpin masa depan, terutama mereka yang duduk mengadili dan berperang. Ini adalah fondasi untuk pemerintahan yang benar.

Di mana

Yerusalem

Di kota, saat menyampaikan nubuat

Kapan

~735 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Nubuat kehancuran Efraim
Pembuangan dan pemulihan
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yerusalem, ~740 SM

S

Kepada

Sisa umat Allah

Orang-orang yang akan dipulihkan oleh Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רוּחַ

ruach · Roh

roh, angin, atau nafas; kuasa yang memberi hidup

מִשְׁפָּט

mishpat · keadilan

keadilan, hukum, atau keputusan yang benar

גְּבוּרָה

gevurah · kekuatan

kekuatan, keberanian, atau kuasa untuk bertindak

Tuhan memberikan bukan hanya kemampuan alami, tetapi Roh-Nya sendiri untuk memimpin dengan adil dan kuat. Ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang benar bergantung pada Tuhan.

Tahukah kamu

Roh yang sama

Kata 'roh' di sini bisa merujuk pada Roh Allah yang memberikan hikmat dan kekuatan, seperti yang dijanjikan bagi Mesias dalam Yesaya 11:2.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 28:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 28:6

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini hanya untuk para hakim dan tentara, bukan semua orang percaya.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun konteksnya pemimpin, prinsipnya berlaku bagi semua yang dipanggil untuk hidup adil dan kuat.

✕  Sering dikira

Roh keadilan dianggap sebagai sifat manusia, bukan karunia Roh Kudus.

✓  Yang sebenarnya

Ini jelas berbicara tentang pemberian Roh dari Tuhan, bukan kemampuan bawaan manusia.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 28:6

Dalam setiap tanggung jawab yang kita emban, kita membutuhkan hikmat dan kekuatan dari Tuhan. Jangan mengandalkan kepintaran sendiri, tetapi mintalah Roh keadilan dan keberanian dari Allah untuk melakukan yang benar.

Ya Roh Kudus, penuhi aku dengan keadilan dan keberanian untuk bertindak benar dalam setiap situasi. Amin.