Tuhan menjadi mahkota

Yesaya 28:5

Mahkota Kesombongan vs Batu Penjuru

PerikopNubuat tentang Samaria · Yesaya 28:1-6 →
“Pada waktu itu, TUHAN, semesta alam akan menjadi mahkota yang indah dan hiasan kepala yang mulia bagi umat-Nya yang masih tersisa.”

Yesaya 28:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 28:5?

Pada saat penghakiman, Tuhan semesta alam akan menjadi mahkota keindahan dan hiasan kepala yang mulia bagi sisa umat-Nya yang setia. Allah sendiri yang menjadi kemuliaan dan kehormatan mereka.

Latar belakang

Janji bagi sisa yang setia

Di tengah penghukuman, Yesaya menyampaikan bahwa Tuhan sendiri akan menjadi mahkota yang indah dan hiasan kepala yang mulia bagi sisa umat-Nya. Ini adalah janji pemulihan dan kemuliaan bagi mereka yang tetap setia.

Di mana

Yerusalem

Di kota, saat menyampaikan nubuat

Kapan

~735 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Nubuat kehancuran Efraim
Pembuangan dan pemulihan
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yerusalem, ~740 SM

S

Kepada

Sisa umat Allah

Orang-orang percaya yang tersisa di tengah bangsa yang murtad

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֲטָרָה

atarah · mahkota

mahkota, karangan bunga, atau kehormatan yang melingkari kepala

צְבִי

tsevi · indah

keindahan, kemuliaan, atau kebanggaan yang positif

שְׁאָר

she'ar · sisa

sisa, yang tersisa, umat yang selamat dari penghakiman

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa kemuliaan sejati hanya berasal dari Tuhan, dan itu diberikan kepada sisa yang setia, bukan kepada mereka yang sombong.

Tahukah kamu

Mahkota yang berbeda

Mahkota Efraim adalah simbol kesombongan, tetapi mahkota Tuhan adalah kemuliaan yang kekal. Kata 'mahkota' di sini juga bisa merujuk pada hiasan kepala imam, menunjukkan hubungan yang khusus.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 28:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 28:5

✕  Sering dikira

Menganggap janji ini berlaku untuk semua orang Israel tanpa syarat.

✓  Yang sebenarnya

Ini hanya untuk sisa yang setia, bukan untuk seluruh bangsa secara otomatis.

✕  Sering dikira

Mahkota dianggap sebagai hal fisik, bukan metafora kemuliaan.

✓  Yang sebenarnya

Di sini mahkota adalah metafora untuk kehadiran dan kemuliaan Tuhan di tengah umat.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 28:5

Ketika segala sesuatu goyah, Allah adalah satu-satunya yang tetap. Jangan bergantung pada hal-hal yang fana, tetapi biarlah Tuhan menjadi kebanggaan dan identitas kita, yang memberikan makna sejati.

Tuhan, jadikanlah Engkau mahkota kehidupanku; biarlah kemuliaan-Mu terpancar melalui diriku. Amin.