Ranting kering menjadi kayu api
Yesaya 27:11
Nyanyian tentang Kebun Anggur
PerikopIsrael Diselamatkan · Yesaya 27:1-13 →“Ketika ranting-rantingnya mengering, itu akan dipatahkan. Para perempuan datang dan menjadikannya kayu api. Sebab, merekalah bangsa yang tidak berpengertian, karena itu Yang Menjadikan mereka tidak lagi menyayangi mereka, dan Yang Membentuk mereka tidak berbelas kasihan kepada mereka.”Yesaya 27:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila ranting-rantingnya sudah kering, maka akan dipatahkan; perempuan-perempuan akan datang dan menyalakannya. Sebab inilah suatu bangsa yang tidak berakal budi, itulah Yesaya 27.12–28.2 92 sebabnya dia tidak disayangi oleh Dia yang menjadikannya dan tidak dikasihi oleh Dia yang membentuknya.”Yesaya 27:11 · TB
Terjemahan Baru
“Apabila ranting-rantingnya sudah kering dan patah, wanita-wanita datang dan menjadikannya kayu api. Bangsa itu tidak mengerti apa-apa, maka Allah Penciptanya tidak akan menyayangi atau mengasihi mereka.”Yesaya 27:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“When the boughs thereof are withered, they shall be broken off: the women come, and set them on fire: for it is a people of no understanding: therefore he that made them will not have mercy on them, and he that formed them will shew them no favour.”Yesaya 27:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 27:11?
Bangsa yang tidak mengenal Tuhan akan menjadi kering dan tidak berguna, seperti ranting yang dipatahkan dan dibakar. Mereka yang tidak mau belajar dari hajaran Tuhan akan ditinggalkan tanpa belas kasihan.
Latar belakang
Ranting kering menjadi kayu api
Gambaran perempuan mengumpulkan ranting kering untuk kayu api melambangkan bangsa yang tidak berguna lagi. Karena mereka tidak memahami Tuhan, Sang Pencipta tidak menyayangi mereka.
Di mana
Yerusalem
Dalam penglihatan, metafora pohon
Kapan
~700 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Yesaya
Nabi, penasihat raja, ~50 tahun
Kepada
Umat Israel
Bangsa yang tidak berpengertian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָבֵשׁ
yavesh · kering
kering, layu, tanpa kehidupan
לֹא בִינָה
lo binah · tidak berpengertian
tanpa pemahaman atau kebijaksanaan
לֹא יְרַחֵם
lo yerachem · tidak berbelas kasihan
tidak menunjukkan kasih sayang yang dalam
Kekeringan rohani dan kurangnya pemahaman membuat bangsa ini seperti ranting yang layu, akibatnya Tuhan tidak lagi menunjukkan belas kasihan—bukan karena Tuhan kejam, tetapi karena mereka telah memisahkan diri dari sumber kehidupan.
Tahukah kamu
Perempuan pencari kayu
Di zaman kuno, mengumpulkan kayu bakar adalah tugas perempuan dan anak-anak. Ini menunjukkan kehancuran total, karena bahkan perempuan pun ikut merampok sisa-sisa reruntuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 27:11
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 27:11
✕ Sering dikira
Ini berarti Tuhan tidak lagi mengasihi umat-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah konsekuensi dari pilihan mereka, bukan hilangnya kasih Tuhan.
✕ Sering dikira
Ayat ini membenarkan hukuman yang kejam.
✓ Yang sebenarnya
Ini menggambarkan realitas akibat dosa, tetapi selalu ada harapan pemulihan dalam konteks besar.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 27:11
Inti dari hukuman adalah undangan untuk bertobat. Jangan mengeraskan hati terhadap teguran Tuhan, karena itu hanya akan membawa kita pada kehancuran yang lebih dalam.
Bapa, beri aku hati yang mau belajar dan bertobat saat Engkau menegurku, supaya aku tidak berakhir sia-sia. Amin.