Nyanyian dari Ujung Bumi
Yesaya 24:16
Hakim atas Bumi dan Janji Kemuliaan
PerikopAllah Menghancurkan Bumi · Yesaya 24:1-23 →“Dari ujung bumi, kami mendengar nyanyian pujian, “Kemuliaan bagi Yang Mahabenar.” Akan tetapi, aku berkata, “Merana aku! Merana aku! Celakalah aku! Sebab, para pengkhianat telah mengkhianati, bahkan semakin berkhianat.””Yesaya 24:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dari ujung bumi kami dengar nyanyian pujian: "Hormat bagi Yang Mahaadil!" Tetapi aku berkata: "Kurus merana aku, kurus merana aku. Celakalah aku! Sebab para penggarong menggarong, ya, terus-menerus mereka melakukan penggarongannya!"”Yesaya 24:16 · TB
Terjemahan Baru
“Dari ujung bumi terdengar nyanyian pujian untuk Israel, bangsa yang taat. Tetapi celakalah aku! Aku merana! Pengkhianat masih terus saja berkhianat, bahkan mereka semakin berkhianat.”Yesaya 24:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“From the uttermost part of the earth have we heard songs, even glory to the righteous. But I said, My leanness, my leanness, woe unto me! the treacherous dealers have dealt treacherously; yea, the treacherous dealers have dealt very treacherously.”Yesaya 24:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 24:16?
Meskipun ada nyanyian pujian bagi Yang Mahabenar, Yesaya merasa celaka karena pengkhianatan masih merajalela. Ini menunjukkan realitas bahwa kejahatan masih ada bahkan di tengah kebenaran, dan kita perlu waspada.
Latar belakang
Kontras antara nyanyian dan ratapan
Setelah menggambarkan kehancuran bumi akibat dosa, tiba-tiba Yesaya mendengar nyanyian pujian dari ujung bumi. Ini adalah suara orang-orang percaya yang memuliakan Tuhan karena kesetiaan-Nya. Namun, di tengah sukacita itu, Yesaya menyadari bahwa pengkhianatan masih merajalela, sehingga ia mengeluh.
Di mana
Yerusalem
Di tengah kota Yerusalem, saat masa pelayanan Yesaya
Kapan
~700 SM
Periode nabi-nabi, menjelang pembuangan
Yang berbicara
Yesaya
Nabi besar di Yehuda, ~740-680 SM
Kepada
Penduduk Yehuda dan Yerusalem
Umat perjanjian yang sedang menghadapi penghakiman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תְּהִלָּה
tehillah · pujian
nyanyian atau pujian yang ditujukan kepada Allah.
בֹּגֵד
boged · pengkhianat
orang yang berkhianat atau tidak setia pada perjanjian.
בָּגַד
bagad · mengkhianati
tindakan melanggar kesetiaan atau berkhianat.
Ketiga kata ini menunjukkan kontras: ada pujian yang murni bagi yang benar, tetapi juga pengkhianatan yang terus terjadi. Yesaya menyadari bahwa pujian sejati tidak menghapus kenyataan dosa di sekitarnya.
Tahukah kamu
Ujung bumi dari perspektif Israel
Bagi orang Israel, "ujung bumi" sering merujuk ke arah barat, seperti kepulauan atau pantai-pantai jauh. Ini menunjukkan bahwa keselamatan Tuhan akan menjangkau bangsa-bangsa non-Yahudi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 24:16
Mazmur 40:4
Pujian bagi yang percaya
“Berbahagialah orang yang menaruh kepercayaan kepada TUHAN, yang tidak berpaling kepada orang-orang yang angkuh...”
Yesaya 21:2
Tema pengkhianatan
“Pengkhianat mengkhianati, perusak merusak.”
Wahyu 19:6
Pujian dari segala bangsa
“Haleluya! Sebab TUHAN, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 24:16
✕ Sering dikira
Menganggap nyanyian pujian ini hanya untuk orang Israel.
✓ Yang sebenarnya
Frasa "dari ujung bumi" menunjukkan pujian dari bangsa-bangsa lain juga.
✕ Sering dikira
Mengira Yesaya pesimis tanpa harapan.
✓ Yang sebenarnya
Ia memang sedih karena pengkhianatan, tetapi tetap menyampaikan pujian sebagai bagian dari pengharapan.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 24:16
Jangan mudah puas dengan keadaan rohani yang baik; terus berjuang melawan dosa dan ketidaksetiaan. Tetaplah setia kepada Tuhan meskipun melihat orang lain berkhianat.
Tuhan, berikan aku kekuatan untuk tetap setia dan jujur di tengah dunia yang penuh pengkhianatan. Amin.