Haleluya Kemenangan Allah

Wahyu 19:6

Pernikahan Anak Domba dan Kemenangan

Lalu, aku mendengar suara seperti sekumpulan orang banyak, seperti bunyi air bah, dan seperti bunyi guntur yang hebat, berkata, “Haleluya! Sebab, Tuhan Allah kita Yang Mahakuasa memerintah.

Wahyu 19:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Wahyu 19:6?

Wahyu 19:6 menggambarkan pujian yang luar biasa dari kumpulan orang banyak, seperti bunyi air bah dan guntur. Mereka berseru, 'Haleluya! Sebab, Tuhan Allah kita Yang Mahakuasa memerintah.' Ini menegaskan bahwa Allah berkuasa atas segala sesuatu, dan pemerintahan-Nya telah dinyatakan. Pujian ini muncul karena penghakiman-Nya telah genap.

Latar belakang

Pemerintahan Allah yang Mahakuasa

Yohanes mendengar suara besar seperti air bah dan guntur yang menyatakan Haleluya karena Allah Mahakuasa telah memerintah. Ini adalah puncak pujian yang mengarah pada pernikahan Anak Domba.

Di mana

Surga

Dalam penglihatan, mendengar suara seperti air bah dan guntur

Kapan

~95 M

Zaman Akhir / Eskatologi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pujian dari takhta
Jamuan pernikahan
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yohanes

Rasul dan penulis Wahyu, diasingkan di Patmos

P

Kepada

Pembaca Wahyu

Jemaat Kristen awal yang menghadapi penganiayaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἁλληλουϊά

allēlouia · Haleluya

Pujilah TUHAN!

παντοκράτωρ

pantokratōr · Mahakuasa

Yang Mahakuasa, Yang memegang kendali atas segalanya

βασιλεύω

basileuō · memerintah

menjadi raja, memerintah sebagai raja

Gabungan Haleluya, pantokratōr, dan basileuō menegaskan bahwa Allah yang Mahakuasa telah mulai memerintah sebagai Raja, dan itu adalah alasan untuk bersorak.

Tahukah kamu

Suara Air Bah dan Guntur

Metafora suara yang dahsyat ini menggambarkan kekuatan dan kemuliaan pujian yang luar biasa dari seluruh makhluk.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 19:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Wahyu 19:6

✕  Sering dikira

Menganggap Allah baru mulai memerintah saat kedatangan Kristus.

✓  Yang sebenarnya

Allah selalu memerintah, tetapi di sini pemerintahan-Nya dinyatakan secara penuh dalam sejarah.

✕  Sering dikira

Memisahkan pujian dari tindakan nyata.

✓  Yang sebenarnya

Haleluya adalah respons yang tepat atas kedaulatan Allah, yang mendorong umat untuk hidup dalam ketaatan.

Renungan

Renungan Singkat Wahyu 19:6

Kita hidup di dunia yang kacau, tetapi Allah tetap memerintah. Saat kita merasa takut atau cemas, ingatlah bahwa Tuhan kita adalah Mahakuasa. Biarkan keyakinan ini mengubah cara kita menghadapi tantangan, dan jadikan pujian sebagai senjata kita.

Allah Yang Mahakuasa, aku percaya bahwa Engkau memerintah di atas segalanya. Penuhi hatiku dengan sukacita dan kekuatan untuk menghadapi hari-hariku, karena Engkau adalah Raja. Amin.