Rasa sakit nabi

Yesaya 21:3

Babel Jatuh, Bangsa-Bangsa Gemetar

PerikopNubuat tentang Babel · Yesaya 21:1-10 →
“Karena hal itulah pinggangku dipenuhi rasa sakit, penderitaan telah menangkapku seperti rasa sakit seorang wanita yang hendak melahirkan; aku terbungkuk-bungkuk sehingga tidak bisa mendengar, aku gemetar sehingga tidak dapat melihat.”

Yesaya 21:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 21:3?

Yesaya 21:3 mengungkapkan reaksi nabi terhadap penglihatan yang mengerikan itu. Ia merasakan sakit seperti wanita melahirkan, gemetar, dan tidak dapat melihat atau mendengar karena ketakutan.

Latar belakang

Nabi merasakan sakit melahirkan

Yesaya menggambarkan reaksi fisiknya terhadap penglihatan itu: sakit seperti perempuan melahirkan, tubuh terbungkuk, tidak bisa mendengar atau melihat. Ini menunjukkan betapa beratnya beban nubuat itu.

Di mana

Yerusalem

Tempat yang tenang, mungkin rumah atau ruang pribadi

Kapan

~700 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penglihatan sukar
Berita kejatuhan Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi yang mengalami penderitaan saat melihat penglihatan

P

Kepada

Pembaca

Mereka yang percaya pada nubuat Yesaya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מָתְנַיִם

motnayim · pinggang

pinggang; tempat kekuatan, sering menjadi pusat rasa sakit

חֶבֶל

chevel · sakit

sakit, kesusahan; SAMA dengan kata untuk tali atau tali pusar

יָלַד

yalad · melahirkan

melahirkan; gambaran rasa sakit yang hebat

Kata 'chevel' berarti sakit dan juga tali, menekankan bahwa penderitaan mengikat nabi. 'Yalad' mengingatkan pada sakit yang membawa kehidupan baru; di sini penderitaan nabi menghasilkan pesan pengharapan.

Tahukah kamu

Rasa sakit nabi sering muncul

Banyak nabi mengalami gejala fisik saat menerima wahyu, seperti Yeremia yang menangis dan Yehezkiel yang diam (Yehezkiel 3:26).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 21:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 21:3

✕  Sering dikira

Menganggap Yesaya hanya berpuisi, tidak benar-benar menderita.

✓  Yang sebenarnya

Nabi sungguh merasakan beban spiritual yang luar biasa.

✕  Sering dikira

Mengira sakit ini adalah hukuman dosa.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah empati dan solidaritas dengan penderitaan yang akan datang.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 21:3

Kita pun bisa merasa takut dan cemas saat melihat kehancuran atau penderitaan. Saat itu, kita perlu mengakui kelemahan dan berseru kepada Tuhan yang memberi kekuatan.

Tuhan, dalam ketakutanku, peganglah tanganku dan berikanlah damai sejahtera-Mu yang melampaui akal. Amin.