Mesir gemetar seperti perempuan

Yesaya 19:16

Hukuman dan Pemulihan Mesir

PerikopNubuat tentang Mesir · Yesaya 19:1-25 →
“Pada hari itu, orang Mesir akan menjadi seperti perempuan: gemetar dan ketakutan karena kibasan tangan TUHAN semesta alam, yang dikibaskan atas mereka.”

Yesaya 19:16 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 19:16?

Orang Mesir akan menjadi sangat takut dan gemetar, kehilangan keberanian mereka, karena melihat kuasa TUHAN yang dahsyat. Mereka akan menjadi seperti wanita yang lemah.

Latar belakang

Hari TUHAN atas Mesir

Yesaya menyampaikan bahwa pada hari TUHAN, orang Mesir akan menjadi takut dan gemetar seperti perempuan yang lemah, karena TUHAN akan mengacungkan tangan-Nya atas mereka. Ini menunjukkan kuasa TUHAN yang menggentarkan bahkan bangsa besar sekalipun.

Di mana

Yerusalem

Di istana atau bait Allah, menuliskan penglihatan

Kapan

~700 SM

Zaman para nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yesaya dipanggil
Pembuangan Israel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yehuda, aktif ~740-680 SM

P

Kepada

Pembaca/Yehuda

Umat Allah di Yehuda yang sedang terancam

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אִשָּׁה

ishshah · perempuan

perempuan, wanita

חָרֵד

charad · gemetar

gemetar, gemetar ketakutan

נוּף

nuf · kibasan

mengibas, melambai

Penggunaan kata 'perempuan' dan 'gemetar' menekankan kerapuhan total di hadapan kuasa TUHAN yang hanya dengan 'mengibas' tangan saja sudah cukup untuk membuat bangsa besar ketakutan.

Tahukah kamu

Metafora gender

Dalam budaya Timur Tengah kuno, menyamakan prajurit dengan perempuan adalah cara untuk mengatakan mereka kehilangan keberanian dan kekuatan perang.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 19:16

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 19:16

✕  Sering dikira

Menganggap Mesir akan benar-benar menjadi lemah selamanya.

✓  Yang sebenarnya

Konteksnya adalah momen penghakiman, tetapi pasal ini juga memuat pemulihan Mesir pada akhirnya.

✕  Sering dikira

Mengira 'seperti perempuan' berarti perempuan itu lemah secara hakiki.

✓  Yang sebenarnya

Perbandingan ini bersifat kultural, bukan pernyataan tentang kodrat perempuan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 19:16

Tuhan berkuasa atas segala keadaan. Ketika kita takut, ingatlah bahwa kuasa-Nya jauh lebih besar dari ketakutan kita, dan Dia sanggup menolong kita.

Tuhan, hilangkan ketakutan kami dan ganti dengan keberanian yang berasal dari keyakinan akan kuasa-Mu. Amin.