Tidak Ada yang Dapat Diselamatkan

Yesaya 19:15

Tuhan Menghakimi Mesir, Lalu Memberkati

Tidak ada pekerjaan untuk Mesir, yang dapat dilakukan baik oleh kepala maupun ekor, cabang maupun ranting.

Yesaya 19:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 19:15?

Mesir akan kehilangan segala kemampuan untuk bertindak atau bekerja, baik dari pihak yang berkuasa maupun rakyat biasa. Semua usaha mereka akan sia-sia.

Latar belakang

Tidak ada harapan untuk Mesir

Puncak penghakiman: Mesir tidak akan mampu melakukan apa pun, baik dari kalangan atas (kepala) maupun bawah (ekor). Semua rencana dan usaha mereka sia-sia. Ini menunjukkan kehancuran total.

Di mana

Yerusalem

Menulis di Yerusalem, sekitar tahun 700 SM

Kapan

~700 SM

Nabi-nabi awal

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panggilan Yesaya
Pengepungan Yerusalem
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yerusalem, ~740-680 SM

U

Kepada

Umat Israel

Kerajaan Yehuda yang terancam oleh Mesir dan Asyur

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַעֲשֶׂה

ma'aseh · pekerjaan

tindakan atau hasil kerja

רֹאשׁ

rosh · kepala

kepala, pemimpin, bagian teratas

זָנָב

zanav · ekor

ekor, bagian terakhir, orang kecil

Kata 'ma'aseh' (pekerjaan) menekankan bahwa tidak ada upaya manusia yang dapat menyelamatkan Mesir. Kepala dan ekor melambangkan semua tingkat sosial; tidak ada yang luput.

Tahukah kamu

Kepala dan ekor, cabang dan ranting adalah metafora lengkap

Dalam bahasa Ibrani, 'rosh' dan 'zanav' (ekor) merujuk pada orang yang terhormat dan orang kecil, sedangkan 'cabang' dan 'ranting' melambangkan semua bagian dari pohon. Ini mencakup seluruh spektrum masyarakat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 19:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 19:15

✕  Sering dikira

Ayat ini berarti Mesir tidak akan pernah pulih.

✓  Yang sebenarnya

Konteks selanjutnya (ay. 19-25) menunjukkan pemulihan setelah hukuman.

✕  Sering dikira

Hanya Mesir yang akan dihancurkan total.

✓  Yang sebenarnya

Ini juga sebagai gambaran bahwa tanpa Tuhan, semua manusia tidak berdaya.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 19:15

Mengandalkan kekuatan sendiri tanpa Tuhan hanya akan berakhir dengan kekecewaan. Belajarlah untuk bersandar pada Tuhan dalam segala pekerjaan kita.

Tuhan, ajar kami untuk tidak mengandalkan kekuatan sendiri, melainkan bersandar sepenuhnya pada-Mu dalam setiap usaha kami. Amin.