Pekerja upahan berduka

Yesaya 19:10

Hukuman dan Pemulihan Mesir

PerikopNubuat tentang Mesir · Yesaya 19:1-25 →
“Para penopang negeri itu akan dihancurkan, semua pekerja upahan akan berduka.”

Yesaya 19:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 19:10?

Ayat ini melanjutkan gambaran kehancuran ekonomi Mesir: orang-orang yang menjadi penopang negeri (mungkin para pemimpin atau pekerja terampil) akan dihancurkan, dan semua pekerja upahan akan berduka. Ini menunjukkan bahwa bencana ini menyentuh semua lapisan masyarakat.

Latar belakang

Bangsa Mesir kehilangan penghidupan

Ayat ini melanjutkan gambaran hukuman Allah atas Mesir. Setelah sungai Nil menjadi kering, para nelayan dan penenun kehilangan mata pencaharian. 'Para penopang negeri' mungkin merujuk pada para pemimpin atau pekerja yang menjadi tulang punggung ekonomi, dan mereka semua berduka.

Di mana

Yerusalem

Di istana atau bait suci, sedang menyampaikan pesan ilahi

Kapan

~700 SM

Nabi-nabi awal

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Serangan Asyur
Pembuangan Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yehuda, ~740–680 SM

P

Kepada

Pembaca Kitab Yesaya

Umat Yehuda yang hidup pada zaman Yesaya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁתוֹת

shatot · penopang

Dasar atau fondasi, sering merujuk pada tiang atau pilar.

דֻכְּאוּ

dukke'u · dihancurkan

Diremukkan, dihancurkan menjadi berkeping-keping.

שְׂכִירִים

sekirim · pekerja upahan

Buruh harian yang dibayar, orang yang bekerja untuk upah.

Kata 'penopang' dan 'pekerja' menunjukkan bahwa hukuman ini menghancurkan fondasi sosial Mesir, tidak hanya infrastruktur fisik. Semua lapisan masyarakat, dari pemimpin hingga buruh, terkena dampaknya.

Tahukah kamu

Kain linen Mesir terkenal

Mesir adalah produsen linen berkualitas tinggi yang diekspor ke seluruh dunia kuno. Penghancuran industri ini adalah pukulan telak bagi ekonomi mereka.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 19:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 19:10

✕  Sering dikira

Menganggap 'penopang negeri' hanya merujuk pada para pejabat atau raja.

✓  Yang sebenarnya

Istilah ini mungkin mencakup semua orang yang menjadi penopang ekonomi, termasuk pekerja, karena konteksnya adalah kehancuran ekonomi.

✕  Sering dikira

Berpikir bahwa 'pekerja upahan' hanya buruh kasar, padahal bisa mencakup pengrajin dan pekerja terampil.

✓  Yang sebenarnya

Konteks ayat 9 menyebutkan penenun, jadi 'pekerja upahan' bisa merujuk pada semua pekerja yang kehilangan pekerjaan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 19:10

Ketika pilar-pilar kehidupan kita—karier, keluarga, atau komunitas—mengalami kehancuran, kita bisa merasa kehilangan. Tetapi Tuhan adalah batu karang yang tidak pernah goyah; sandarkan hidup kita pada-Nya.

Bapa, saat segala sesuatu terasa hancur, jadilah kekuatan dan penopang kami. Amin.