Nelayan meratap, jala tak berguna
Yesaya 19:8
Hukuman dan Pemulihan Mesir
PerikopNubuat tentang Mesir · Yesaya 19:1-25 →“Para nelayan akan meratap, semua orang yang melemparkan kail ke Sungai Nil akan berkabung. Mereka yang menebarkan jala ke perairan itu akan merana.”Yesaya 19:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Para nelayan akan mengaduh dan berkabung, yaitu semua orang yang memancing di sungai Nil; semua orang yang menjala di situ akan merana juga.”Yesaya 19:8 · TB
Terjemahan Baru
“Para nelayan yang biasa menangkap ikan di sungai itu akan mengaduh dan meratap karena kail dan jala mereka tak berguna lagi. Para penenun akan putus asa;”Yesaya 19:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The fishers also shall mourn, and all they that cast angle into the brooks shall lament, and they that spread nets upon the waters shall languish.”Yesaya 19:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 19:8?
Ayat ini menunjukkan reaksi para nelayan Mesir ketika Sungai Nil menjadi kering dan tidak dapat memberi ikan lagi. Mereka yang bergantung pada sungai untuk mata pencaharian mereka menjadi sedih dan kehilangan harapan, melambangkan bagaimana bencana ekonomi dan ekologi menghancurkan kehidupan sehari-hari.
Latar belakang
Mata Pencaharian Hancur
Para nelayan yang menggantungkan hidup pada Sungai Nil kehilangan penghasilan mereka. Mereka meratap dan berkabung karena tidak ada ikan untuk ditangkap. Ini menggambarkan dampak sosial dan ekonomi dari hukuman TUHAN: masyarakat yang bergantung pada alam menderita.
Di mana
Yerusalem
Penglihatan tentang Mesir yang hancur
Kapan
~700 SM
Kerajaan Israel terbagi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi, penasihat raja, ~60 tahun
Kepada
Pembaca
Orang Yehuda yang hidup di masa pergolakan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָבַל
'aval · meratap
berkabung, meratap secara seremonial
אָבַל
'aval · berkabung
sama dengan meratap, menekankan kesedihan
אָמַל
'amal · merana
layu, menjadi lemah, kehilangan kekuatan
Ketiga kata ini menunjukkan reaksi emosional dan fisik yang kuat: ratapan, kesedihan mendalam, dan melemahnya semangat. Hukuman TUHAN tidak hanya merusak alam, tetapi juga menghancurkan kehidupan orang-orang yang bergantung padanya.
Tahukah kamu
Ikan Nil yang melimpah
Sungai Nil kaya akan ikan, menjadi sumber makanan utama bagi orang Mesir kuno. Nelayan menggunakan kail, jala, dan berbagai teknik.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 19:8
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 19:8
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya mencatat kesedihan nelayan saja.
✓ Yang sebenarnya
Ini mewakili seluruh rakyat Mesir yang kehilangan mata pencaharian.
✕ Sering dikira
Nelayan tidak penting dalam masyarakat Mesir.
✓ Yang sebenarnya
Nelayan adalah bagian vital dari ekonomi, jadi kehancuran mereka melambangkan kehancuran total.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 19:8
Ketika sumber penghidupan kita hancur, kita mungkin merasa putus asa. Tetapi Tuhan tetap menjadi penyedia kita; dalam masa sulit, carilah Dia sebagai penopang hidup.
Ya Tuhan, saat hidup terasa kering dan tak ada harapan, ingatkan kami bahwa Engkau selalu mencukupi kebutuhan kami. Amin.