Sisa Pohon Zaitun

Yesaya 17:6

Jatuhnya Damsyik dan Efraim

Akan tetapi, yang tertinggal akan dibiarkan di dalamnya, sama seperti saat menjolok pohon zaitun, dua atau tiga buah zaitun pada dahan yang paling atas, empat atau lima buah di dahan-dahan yang penuh buah,” firman TUHAN, Allah Israel.

Yesaya 17:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 17:6?

Meskipun kehancuran besar, ayat ini memberikan harapan bahwa akan ada sisa yang tersisa, seperti dua atau tiga buah zaitun di puncak pohon setelah dipetik. Ini menunjukkan bahwa Allah selalu menyisakan umat yang setia di tengah-tengah penghakiman.

Latar belakang

Buah yang Tersisa di Puncak

Tuhan menggambarkan sisa Israel seperti buah zaitun yang tertinggal di pucuk pohon setelah panen. Ini adalah gambaran sisa yang kecil tetapi tetap ada.

Di mana

Yerusalem

Tempat nabi Yesaya menyampaikan nubuatnya

Kapan

-735 SM

Monarki Awal

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panen yang tidak lengkap
Penyembahan berhala ditinggalkan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah yang berfirman melalui nabi Yesaya

B

Kepada

Bangsa Israel

Orang-orang yang mendengarkan pesan ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁאַר

sha'ar · tertinggal

sisa, yang tersisa

חָבַט

chavat · menjolok

memukul atau menggetok untuk menjatuhkan buah

זַיִת

zayit · zaitun

pohon zaitun atau buahnya

Sisa yang dilambangkan buah zaitun di puncak menunjukkan perlindungan ilahi yang menyisakan sebagian kecil umat, bukan penghancuran total.

Tahukah kamu

Buah Zaitun di Puncak

Menjolok pohon zaitun biasanya dengan tongkat untuk menjatuhkan buah, tetapi yang paling atas selalu sulit dijangkau.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 17:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 17:6

✕  Sering dikira

Menganggap sisa ini adalah semua orang Israel yang beriman.

✓  Yang sebenarnya

Bisa juga berarti sisa yang sangat sedikit, bukan mayoritas.

✕  Sering dikira

Menafsirkan ini sebagai jaminan bahwa selalu ada sisa yang besar.

✓  Yang sebenarnya

Sisa itu kecil dan rapuh, tetapi tetap ada sebagai tanda kasih karunia.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 17:6

Sekalipun keadaan sulit, Tuhan selalu memelihara umat-Nya yang setia. Jangan putus asa; tetaplah berpegang pada firman-Nya. Mungkin kita akan terlihat sedikit, tetapi kita berharga di mata Tuhan.

Tuhan, terima kasih karena Engkau selalu menyisakan sisa yang setia. Jadikan kami bagian dari sisa yang setia itu. Amin.