Manusia Memandang Penciptanya

Yesaya 17:7

Hukuman dan Harapan bagi Damsyik

Pada saat itu, manusia akan memandang Penciptanya, dan matanya akan melihat kepada Yang Mahakudus dari Israel.

Yesaya 17:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 17:7?

Ayat ini menubuatkan bahwa pada akhirnya manusia akan memandang Allah, Pencipta mereka, dan memperhatikan Yang Mahakudus dari Israel. Ini berbicara tentang pertobatan dan pengalihan fokus dari berhala kepada Allah yang benar.

Latar belakang

Panggilan untuk Berbalik kepada Pencipta

Setelah menggambarkan hukuman atas Aram dan Israel, Yesaya menyatakan bahwa pada hari itu manusia akan memandang kepada Allah, Pencipta mereka, dan melihat Yang Mahakudus dari Israel. Ini adalah panggilan untuk bertobat dari penyembahan berhala dan mengarahkan pandangan kepada Allah yang hidup.

Di mana

Yerusalem

Kota Yerusalem, kerajaan Yehuda

Kapan

~740 SM

Periode Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Aram-Israel
Jatuhnya Samaria
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yehuda, ~740-681 SM

B

Kepada

Bangsa Israel

Umat pilihan yang sedang dalam ancaman

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁעָה

sha'ah · memandang

memalingkan pandangan dengan penuh perhatian

עָשָׂה

asah · Penciptanya

yang membuat, yang membentuk

קָדוֹשׁ

qadosh · Yang Mahakudus

kudus, terpisah, murni

Ketiga kata ini menggarisbawahi bahwa manusia yang sombong akhirnya akan menyadari bahwa Allah adalah Pencipta yang kudus, dan respons yang benar adalah memandang Dia dengan hormat dan takjub.

Tahukah kamu

Mengapa 'hari itu'?

Frasa 'pada hari itu' sering dipakai nabi untuk menunjuk masa depan yang dekat sekaligus jauh, menggambarkan hari pembalasan dan pemulihan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 17:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 17:7

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya untuk bangsa Israel kuno, bukan untuk kita.

✓  Yang sebenarnya

Prinsip berpaling kepada Pencipta berlaku untuk semua orang di segala zaman.

✕  Sering dikira

Manusia otomatis berbalik kepada Allah tanpa anugerah.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah janji dan ajakan; pertobatan adalah karya anugerah Allah yang merespons iman.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 17:7

Sering kali kita sibuk dengan hal-hal lain dan melupakan Allah. Mari luangkan waktu untuk merenungkan kebaikan-Nya dan arahkan pandangan hati kita kepada-Nya, terutama saat kita menghadapi masalah.

Tuhan, tolong kami untuk selalu memandang Engkau sebagai Pencipta dan Yang Mahakudus, dan jangan biarkan kami berpaling kepada hal-hal lain. Amin.