Kota-kota Aroer Ditinggalkan

Yesaya 17:2

Kota yang Hancur, Hati yang Dipulihkan

Kota-kota Aroer ditinggalkan, mereka akan menjadi tempat kawanan ternak berbaring, dan tidak ada yang menakutkan kawanan ternak.

Yesaya 17:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 17:2?

Ayat ini menubuatkan bahwa kota-kota Aroer, yang terletak di dekat Damsyik, akan ditinggalkan penduduknya dan menjadi tempat ternak berbaring tanpa gangguan. Ini menggambarkan kehancuran total dan kesunyian akibat penghakiman Allah.

Latar belakang

Kota-kota Aroer Terlantar

Aroer adalah daerah di sebelah timur Yordan yang pernah menjadi bagian dari kerajaan Aram. Ayat ini menggambarkan kota-kotanya ditinggalkan, menjadi tempat ternak berbaring, tanpa gangguan.

Di mana

Aroer

Kota di sebelah timur Yordan, dekat sungai Arnon

Kapan

~735 SM

Periode Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Aram-Israel
Jatuhnya Samaria
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yehuda, ~740-680 SM

P

Kepada

Pendengar di Yehuda

Umat yang mungkin bingung melihat Aram kuat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָזַב

azav · ditinggalkan

meninggalkan, membiarkan, melepaskan

עֵדֶר

eder · kawanan ternak

kawanan domba atau kambing

רָבַץ

ravats · berbaring

beristirahat, merebahkan diri

Ketiga kata ini (azav, eder, ravats) menggambarkan kehancuran yang damai: kota yang ditinggalkan menjadi padang rumput yang tenang. Ini kontras dengan keramaian masa perang.

Tahukah kamu

Aroer di tepi Arnon

Aroer terletak di tepi Sungai Arnon, sering disebut dalam Alkitab sebagai batas wilayah suku Ruben dan Gad.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 17:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 17:2

✕  Sering dikira

Mengira Aroer adalah kota Aram, padahal itu kota Moab atau Ruben.

✓  Yang sebenarnya

Aroer adalah kota di sebelah timur Yordan, mungkin dikuasai Aram saat itu.

✕  Sering dikira

Mengira kehancuran ini permanen tanpa harapan.

✓  Yang sebenarnya

Meski kota hancur, ada janji pemulihan bagi sisa umat Allah.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 17:2

Ketenangan yang dihasilkan dari kehancuran bukanlah ketenangan yang baik. Lebih baik memiliki damai sejahtera yang berasal dari Allah daripada kesunyian karena kehilangan segala sesuatu. Hiduplah dalam ketaatan agar tidak mengalami kehancuran.

Ya Tuhan, biarlah hidup kami membawa damai sejahtera, bukan kehancuran akibat dosa. Amin.