Menangis untuk Moab

Yesaya 16:9

Ratapan atas Moab

Oleh karena itu, aku akan meratap bersama Yaezer untuk pohon anggur di Sibma. Aku akan membasahimu dengan air mataku, hai Hesybon dan Eleale, karena seruan terhadap buah-buah musim panas dan terhadap panenmu telah sirna.

Yesaya 16:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 16:9?

Nabi Yesaya ikut meratap dan menangis untuk Moab, khususnya untuk kebun anggur Sibma dan kota Hesybon serta Eleale. Seruan panen yang dulu meriah kini sirna, karena Tuhan telah menghentikan sukacita itu.

Latar belakang

Air Mata untuk Musuh

Yesaya menyatakan bahwa ia akan menangis bersama Yaezer untuk pohon anggur Sibma. Ia akan membasahi Hesybon dan Eleale dengan air matanya karena panen dan buah-buahan musim panas telah hilang. Ini menunjukkan belas kasihan nabi terhadap musuh yang akan dihukum, tetapi juga menegaskan kehancuran yang tak terhindarkan.

Di mana

Yaezer

Kota di dekat Moab, mungkin di wilayah Gilead

Kapan

~700 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kehancuran Moab
Pemulihan Israel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi yang melayani di Yehuda, sekitar 740-680 SM

B

Kepada

Bangsa Yehuda

Kerajaan selatan yang mendengarkan nubuat ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בכה

bakah · menangis

Menangis, meratap, mengeluarkan air mata

דמעה

dim'ah · air mata

Air mata, tetesan dari mata karena kesedihan

נסח

nasach · sirna

Dihilangkan, lenyap, atau dicabut

Ketiga kata ini menunjukkan kedalaman emosi: menangis dan air mata sebagai tanda kesedihan yang tulus, dan 'sirna' menunjukkan kehilangan yang permanen. Ini menekankan bahwa ratapan nabi nyata, bukan sekadar formalitas.

Tahukah kamu

Menangis untuk musuh

Ini adalah contoh langka di mana nabi menangis untuk bangsa yang bukan umat pilihan, menunjukkan bahwa Allah itu adil tetapi juga berbelas kasihan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 16:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 16:9

✕  Sering dikira

Dianggap bahwa Yesaya menangis karena dia ikut menderita, padahal dia menangis karena melihat hukuman yang akan datang.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah ratapan profetik, menunjukkan kesedihan atas kehancuran yang dinubuatkan, bukan karena ikut dihukum.

✕  Sering dikira

Air mata dianggap hanya simbolis, padahal bisa jadi nyata dan menunjukkan belas kasihan yang mendalam.

✓  Yang sebenarnya

Nabi memang bisa menangis secara harfiah sebagai respons terhadap pewahyuan dari Tuhan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 16:9

Tuhan tidak senang melihat penderitaan manusia, bahkan untuk bangsa yang sombong sekalipun. Dia berbelas kasihan, tetapi keadilan tetap ditegakkan. Kita harus peka terhadap penderitaan orang lain, bahkan musuh kita, dan merespon dengan kasih yang nyata.

Tuhan, beri aku hati yang peka untuk turut berduka dan peduli pada mereka yang menderita, seperti Engkau peduli pada Moab. Amin.