Tangan terkulai, hati luluh

Yesaya 13:7

Hari TUHAN: Kehancuran dan Harapan

PerikopNubuat tentang Babel · Yesaya 13:1-22 →
“Oleh karena itu, semua tangan akan terkulai, dan hati setiap orang akan menjadi luluh.”

Yesaya 13:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 13:7?

Yesaya 13:7 menggambarkan reaksi manusia terhadap hari TUHAN: tangan menjadi lemah dan hati menjadi tawar. Ini menunjukkan bahwa kedahsyatan penghakiman Allah melumpuhkan keberanian dan kekuatan manusia, membuat mereka tidak berdaya di hadapan murka-Nya.

Latar belakang

Dampak Hari TUHAN

Yesaya menggambarkan kepanikan yang melanda orang-orang ketika hari TUHAN tiba. Semua keberanian hilang, tangan terkulai, dan hati menjadi lemas seperti air.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks penglihatan ilahi, mungkin di bait Allah.

Kapan

sekitar 700 SM

Periode para nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panggilan Yesaya
Kejatuhan Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi yang setia, melayani di Yehuda sekitar 700 SM.

B

Kepada

Bangsa Yehuda

Kerajaan selatan yang hidup dalam ketidaksetiaan.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רָפָה

rafah · terkulai

menjadi lemas, kehilangan kekuatan

לֵבָב

levav · hati

pusat emosi dan kehendak, melambangkan keberanian

מָסַס

masas · luluh

meleleh, larut, hancur seperti lilin

Ketika TUHAN hadir dalam murka, kekuatan manusia melebur seperti lilin; tidak ada yang dapat bertahan.

Tahukah kamu

Tangan yang terkulai

Dalam budaya Ibrani, tangan yang terkulai adalah tanda ketidakberdayaan total, sering digambarkan pada prajurit yang kalah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 13:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 13:7

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini hanya untuk Babel di masa lalu, tanpa relevansi sekarang.

✓  Yang sebenarnya

Meski awalnya untuk Babel, ini juga gambaran hari penghakiman yang berlaku sepanjang zaman.

✕  Sering dikira

Berpikir kegentaran ini hanya fisik, padahal lebih dalam: kehilangan semua harapan.

✓  Yang sebenarnya

Hati yang luluh adalah kondisi rohani yang kehilangan pegangan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 13:7

Ketika menghadapi masalah yang besar, kita mungkin merasa putus asa dan kehilangan semangat. Namun, ingatlah bahwa Allah adalah sumber kekuatan kita. Daripada takut, kita bisa datang kepada-Nya dalam doa dan meminta kekuatan untuk bertahan.

Tuhan, ketika hatiku tawar dan tanganku lemah, ingatkanlah aku bahwa Engkau adalah kekuatanku. Amin.