Mengerang di Hadapan Rakyat
Yehezkiel 21:7
Pedang Tuhan yang Dihunus
“Ketika mereka bertanya kepadamu, ‘Mengapa kamu mengerang?’ katakanlah, ‘Karena berita yang sedang datang; setiap hati akan meleleh, semua tangan akan menjadi lemah, setiap semangat akan menjadi pudar, dan semua lutut akan menjadi lemah seperti air.’ Ketahuilah, hal itu sedang datang dan akan terjadi,” firman Tuhan ALLAH.”Yehezkiel 21:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan kalau mereka bertanya kepadamu: Mengapa engkau mengeluh? jawablah: Karena suatu berita! Kalau berita itu sudah tersiar, setiap hati akan menjadi tawar dan semua tangan menjadi lemah lesu, segala semangat menghilang dan semua orang terkencing ketakutan. Sungguh, pasti datang Yehezkiel 21.8–13 100 dan terjadi! demikianlah firman Tuhan ALLAH."”Yehezkiel 21:7 · TB
Terjemahan Baru
“Jika mereka bertanya mengapa engkau mengaduh, katakanlah bahwa engkau sedih karena berita yang akan datang. Berita itu akan membuat hati mereka gentar, tangan mereka lemas, dan lutut mereka gemetar, mereka akan patah semangat. Sungguh saatnya telah tiba, dan semua itu akan terjadi. Aku TUHAN Yang Mahatinggi telah berbicara."”Yehezkiel 21:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And it shall be, when they say unto thee, Wherefore sighest thou? that thou shalt answer, For the tidings; because it cometh: and every heart shall melt, and all hands shall be feeble, and every spirit shall faint, and all knees shall be weak as water: behold, it cometh, and shall be brought to pass, saith the Lord GOD.”Yehezkiel 21:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 21:7?
Yehezkiel diminta untuk mengerang dengan remuk hati sebagai tanda bahwa kabar buruk akan segera datang. Ketika orang bertanya mengapa ia mengerang, ia harus menjelaskan bahwa berita itu sudah dekat dan akan menyebabkan kepanikan, kelemahan, dan keputusasaan di mana-mana. Ini adalah cara Tuhan memperingatkan umat-Nya melalui tindakan simbolis sang nabi.
Latar belakang
Tanda Kepada Para Buangan
Tuhan memerintahkan Yehezkiel untuk mengerang dengan remuk hati dan kedukaan yang pahit di hadapan orang-orang buangan. Saat mereka bertanya mengapa, ia harus menjelaskan bahwa ini adalah reaksi atas berita yang akan datang, yang akan membuat hati meleleh dan lutut lemas.
Di mana
Tel-Abib, Babel
Tempat tinggal para buangan di tepi sungai Kebar
Kapan
~593 SM
Zaman Pembuangan
Yang berbicara
Tuhan Allah
Allah Israel, yang berfirman melalui nabi
Kepada
Yehezkiel
Imam dan nabi di pembuangan, ~30 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָנַח
anakh · mengerang
mengeluh atau mengerang karena kesedihan
שָׁבַר
shavar · remuk
patah, hancur, atau remuk
לֵב
lev · hati
hati, pusat emosi dan pikiran
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa erangan Yehezkiel bukan sekadar ekspresi emosi, melainkan sebuah tindakan yang melibatkan hati yang hancur dan kesadaran akan kehancuran yang akan datang, yang menjadi tanda bagi umat.
Tahukah kamu
Mengerang sebagai Tindakan Profetik
Dalam budaya Timur Tengah kuno, ratapan dan erangan adalah bentuk komunikasi yang umum untuk menyampaikan duka, dan nabi sering diminta untuk melakukan tindakan simbolis yang menjadi tanda bagi umat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 21:7
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 21:7
✕ Sering dikira
Mengerang di sini hanya perasaan pribadi Yehezkiel.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah perintah Tuhan agar Yehezkiel menunjukkan kepada umat bagaimana seharusnya mereka merespons datangnya penghakiman.
✕ Sering dikira
Tuhan ingin umat menjadi putus asa.
✓ Yang sebenarnya
Tujuannya adalah untuk menyadarkan mereka akan konsekuensi dosa, bukan membuat mereka tanpa harapan.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 21:7
Terkadang Tuhan memanggil kita untuk ikut merasakan kepedihan atas dosa dan akibatnya, bukan hanya sekadar mengetahuinya. Ketika kita peka terhadap kehancuran di sekitar kita, kita bisa lebih serius dalam doa dan tindakan kita.
Tuhan, berikan aku hati yang peka untuk ikut merasakan kepedihan-Mu atas dosa dan dunia yang hancur, sehingga aku bisa sungguh-sungguh berdoa dan bertindak. Amin.