Pedang menikam orang Babel
Yesaya 13:15
Hari TUHAN: Penghakiman atas Babel
PerikopNubuat tentang Babel · Yesaya 13:1-22 →“Siapa saja yang ditemukan akan ditikam, siapa saja yang tertangkap akan tewas oleh pedang.”Yesaya 13:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setiap orang yang didapati akan ditikam, dan setiap orang yang tertangkap akan rebah mati oleh pedang.”Yesaya 13:15 · TB
Terjemahan Baru
“Siapa saja yang tertangkap akan ditikam sampai mati.”Yesaya 13:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Every one that is found shall be thrust through; and every one that is joined unto them shall fall by the sword.”Yesaya 13:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 13:15?
Ayat ini menggambarkan betapa mengerikannya hukuman Allah: setiap orang yang ditemukan akan ditikam, dan mereka yang tertangkap akan tewas oleh pedang. Ini menunjukkan kehancuran total yang terjadi tanpa belas kasihan.
Latar belakang
Kekejaman perang
Yesaya menggambarkan betapa kejamnya penghakiman itu: setiap orang yang ditemukan akan ditikam, dan yang tertangkap akan tewas oleh pedang. Ini adalah gambaran nyata dari perang kuno yang tidak mengenal ampun.
Di mana
Yerusalem
Di kota Yerusalem, mungkin di bait suci atau rumah
Kapan
~700 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi yang melayani di Yehuda, ~740-680 SM
Kepada
Bangsa Yehuda
Kerajaan selatan, sering diancam oleh Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דָּקַר
daqar · ditikam
ditusuk, ditikam dengan senjata tajam
תָּפַשׂ
tafas · tertangkap
ditangkap, ditawan, digenggam
חֶרֶב
cherev · pedang
pedang, senjata tajam untuk membunuh
Kata-kata ini menunjukkan kekerasan dan kepastian kematian. Tidak ada yang bisa lolos dari pedang, menggambarkan keseriusan dosa dan murka Allah.
Tahukah kamu
Pedang sebagai simbol penghakiman
Dalam Alkitab, pedang sering menjadi simbol penghakiman Allah (Ulangan 32:41). Di sini, pedang mewakili kuasa Babel yang digunakan Tuhan untuk menghukum.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 13:15
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 13:15
✕ Sering dikira
Menganggap bahwa Allah senang melihat kekerasan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah gambaran konsekuensi dosa yang serius, bukan kesenangan Allah. Allah murka karena keadilan, bukan sadisme.
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini membenarkan kekerasan perang oleh umat Allah.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah nubuatan penghakiman, bukan perintah untuk berperang secara harfiah. Babel dihukum oleh bangsa Madai, bukan oleh Israel.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 13:15
Ini mengingatkan kita akan seriusnya dosa. Janganlah bermain-main dengan dosa, karena Allah itu kudus dan adil. Mari kita menjauhi dosa dan hidup dalam kekudusan.
Tuhan, ampuni dosa-dosaku dan jauhkan aku dari jalan yang membawa kepada kehancuran. Amin.