Ucapan syukur pribadi
Yesaya 12:1-6
Nyanyian Pujian bagi Allah
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Murka menjadi kasih karunia
Ayat ini membayangkan masa depan ketika umat Israel menyadari bahwa murka Tuhan telah reda. Mereka bersyukur karena Tuhan menghibur mereka setelah masa penghukuman.
Di mana
Yerusalem
Konteks nubuat, mungkin di bait Allah
Kapan
~700 SM
Nubuat tentang Mesias dan pemulihan
Yang berbicara
Nabi Yesaya
Nabi di Yehuda, ~740-681 SM
Kepada
Umat Israel
Umat pilihan Tuhan, sedang menantikan pemulihan
Arti tiap ayat
Penjelasan Yesaya 12:1-6 Ayat per Ayat
Yesaya 12:1
Ayat ini mengungkapkan syukur dan pengakuan bahwa murka Allah telah reda dan digantikan dengan penghiburan. Ini adalah gambaran pemulihan hubungan antara umat dan Allah, di mana hukuman diganti dengan kasih karunia.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 12:2
Ayat ini menegaskan bahwa Allah adalah sumber keselamatan, kekuatan, dan pujian. Kepercayaan kepada-Nya menghilangkan ketakutan, karena keselamatan datang dari Dia saja.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 12:3
Ayat ini menggambarkan sukacita dalam menerima keselamatan Allah, seperti menimba air dari sumber yang memberi hidup. Keselamatan bukan hanya masa lalu, tetapi juga kekuatan yang terus mengalir bagi kita.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 12:4
Ayat ini mengajak umat untuk bersyukur, memanggil nama TUHAN, dan memberitakan perbuatan-Nya kepada bangsa-bangsa. Ini adalah panggilan untuk menjadi saksi, meninggikan nama Allah di hadapan semua orang.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 12:5
Ayat ini mengajak kita untuk bernyanyi bagi TUHAN karena perbuatan-Nya yang mulia. Kabar baik tentang Allah tidak boleh disembunyikan, tetapi harus diberitakan ke seluruh bumi.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 12:6
Ayat ini menyerukan sorak-sorai kepada penduduk Sion karena Yang Mahakudus dari Israel hadir di tengah-tengah mereka. Ini adalah perayaan kehadiran Allah yang agung dan kudus.
Arti lengkap, studi kata & renungan →