Ucapan syukur pribadi
Yesaya 12:1
Nyanyian Keselamatan
“Pada waktu itu, kamu akan berkata, “Aku hendak bersyukur kepada Engkau, ya TUHAN! Sebab, meskipun Engkau telah murka kepadaku, murka-Mu telah reda dan Engkau menghibur aku.”Yesaya 12:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada waktu itu engkau akan berkata: "Aku mau bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, karena sungguhpun Engkau telah murka terhadap aku: tetapi murka-Mu telah surut dan Engkau menghibur aku.”Yesaya 12:1 · TB
Terjemahan Baru
“Akan tiba saatnya kamu bernyanyi: "TUHAN, aku bersyukur kepada-Mu, karena Engkau menghibur aku. Dulu Engkau marah kepadaku, tapi kini sudah reda amarah-Mu.”Yesaya 12:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And in that day thou shalt say, O LORD, I will praise thee: though thou wast angry with me, thine anger is turned away, and thou comfortedst me.”Yesaya 12:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 12:1?
Ayat ini mengungkapkan syukur dan pengakuan bahwa murka Allah telah reda dan digantikan dengan penghiburan. Ini adalah gambaran pemulihan hubungan antara umat dan Allah, di mana hukuman diganti dengan kasih karunia.
Latar belakang
Murka menjadi kasih karunia
Ayat ini membayangkan masa depan ketika umat Israel menyadari bahwa murka Tuhan telah reda. Mereka bersyukur karena Tuhan menghibur mereka setelah masa penghukuman.
Di mana
Yerusalem
Konteks nubuat, mungkin di bait Allah
Kapan
~700 SM
Nubuat tentang Mesias dan pemulihan
Yang berbicara
Nabi Yesaya
Nabi di Yehuda, ~740-681 SM
Kepada
Umat Israel
Umat pilihan Tuhan, sedang menantikan pemulihan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָדָה
yadah · bersyukur
mengucapkan terima kasih, memuji, mengakui
אַף
aph · murka
kemarahan, juga berarti hidung atau nares
נָחַם
nacham · menghibur
menyesal, menghibur, mengubah pikiran
Ketiga kata ini menunjukkan perubahan: dari murka (aph) menjadi penghiburan (nacham), yang mengarah pada ucapan syukur (yadah). Ini menggambarkan hati Tuhan yang berbelas kasihan setelah menghukum.
Tahukah kamu
Kata 'murka' dalam bahasa Ibrani
Kata 'murka' di sini adalah 'aph' yang juga berarti 'hidung' atau 'nafas'. Dalam budaya Ibrani, murka sering digambarkan sebagai 'nafas yang keluar dari hidung'.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 12:1
Mazmur 30:5
Redam murka
“Sebab sesaat Ia murka, tetapi seumur hidup Ia bermurah hati; pada malam hari ada tangisan, tetapi pada pagi ada sorak-sorai.”
Yesaya 40:1
Penghiburan
“Hiburkanlah, hiburkanlah umat-Ku, demikian firman Allahmu.”
Yesaya 49:13
Tuhan menghibur
“Bersorak-sorailah, hai langit, bersorak-soraklah, hai bumi! Bergembiralah, hai gunung-gunung, dengan sorak-sorai! Sebab TUHAN menghibur umat-Nya dan menyayangi orang-orang-Nya yang tertindas.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 12:1
✕ Sering dikira
Tuhan tidak pernah murka, hanya kasih.
✓ Yang sebenarnya
Alkitab jelas mengajarkan murka Allah terhadap dosa, tetapi murka-Nya adalah murka yang adil dan sementara.
✕ Sering dikira
Murka dan kasih adalah dua sisi yang bertentangan dalam diri Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Murka Tuhan adalah ekspresi kasih-Nya terhadap keadilan dan kekudusan, dan setelah itu datang pemulihan.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 12:1
Ketika kita mengalami masa sulit yang mungkin terasa seperti murka Allah, ingatlah bahwa penghiburan-Nya selalu menyusul. Mari kita belajar untuk bersyukur bahkan di tengah badai, karena Allah setia untuk memulihkan.
Ya TUHAN, terima kasih karena Engkau menghibur aku dan meredakan murka-Mu; ajari aku untuk selalu bersyukur dalam segala keadaan. Amin.