Serigala dan domba berdampingan

Yesaya 11:6

Tunas dari Isai: Damai dan Keadilan

PerikopRaja Damai akan Datang · Yesaya 11:1-16 →
“Serigala akan tinggal bersama domba, macan tutul akan berbaring bersama anak kambing. Anak sapi, singa muda, dan anak-anak binatang akan bersama-sama, dan seorang anak kecil akan memimpin mereka.”

Yesaya 11:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 11:6?

Ayat ini menggambarkan damai sejahtera yang akan datang melalui Mesias, di mana predator dan mangsa hidup berdampingan, dan seorang anak kecil memimpin mereka. Ini melambangkan pemulihan total ciptaan dari kekerasan dan permusuhan.

Latar belakang

Damai tanpa batas

Gambaran predator dan mangsa hidup berdampingan tanpa rasa takut, dipimpin oleh anak kecil. Ini melambangkan pemulihan total ciptaan, bukan hanya manusia, dari kehancuran dan permusuhan.

Di mana

Yerusalem

Di Bukit Zaitun, saat senja

Kapan

~700 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Asyur
Pembuangan Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi besar, penasihat raja, ~740 SM

U

Kepada

Umat Yehuda

Bangsa pilihan yang sedang dalam ancaman

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

זְאֵב

ze'ev · serigala

Serigala, pemangsa yang ditakuti

גּוּר

gur · tinggal

Tinggal diam, berdiam, bercampur

נַעַר

na'ar · anak kecil

Anak muda, pelayan, bocah

Kata 'tinggal' (gur) berarti berdiam dengan aman, bukan sekadar berdampingan. Ini menunjukkan perdamaian yang sungguh-sungguh, bukan gencatan senjata. 'Anak kecil' (na'ar) adalah simbol kepolosan dan kerendahan hati yang menjadi pemimpin.

Tahukah kamu

Anak kecil memimpin

Dalam budaya Timur Tengah kuno, anak kecil jarang menjadi pemimpin. Ini menunjukkan perubahan radikal dalam tatanan dunia: kerendahan hati dan kepolosan menggantikan kekuatan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 11:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 11:6

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya tentang damai di dunia hewan, bukan tentang manusia.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora tentang damai yang menyeluruh: antar manusia, antara manusia dan alam, dan dengan Allah.

✕  Sering dikira

Damai ini hanya terjadi di akhir zaman, tidak relevan untuk sekarang.

✓  Yang sebenarnya

Meski penggenapan penuh di akhir, prinsip perdamaian dan kerendahan hati seharusnya mewarnai kehidupan kita saat ini.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 11:6

Damai sejahtera yang Tuhan bawa bukan hanya antar manusia, tetapi juga memulihkan hubungan dengan alam. Mulailah dengan menjadi pembawa damai di rumah, tempat kerja, dan lingkunganmu.

Tuhan, jadikan aku pembawa damai di mana pun aku berada, seperti damai yang Engkau janjikan. Amin.