Harmoni Ciptaan Baru

Yesaya 65:25

Langit dan Bumi yang Baru

Serigala dan anak domba akan makan bersama-sama, singa akan makan jerami seperti sapi, debu akan menjadi makanan ular. Mereka tidak akan berbuat jahat atau membinasakan di seluruh gunung-Ku yang kudus,” demikianlah perkataan TUHAN.

Yesaya 65:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 65:25?

Ayat ini menggambarkan damai sejahtera di bumi yang baru: serigala dan anak domba makan bersama, singa makan jerami seperti sapi, dan ular tidak lagi menjadi pemangsa. Semua makhluk hidup rukun tanpa saling menyakiti, menunjukkan pemulihan total ciptaan Allah dari kehancuran.

Latar belakang

Damai di Gunung Kudus

Setelah menggambarkan langit dan bumi yang baru, Tuhan menutup pasal ini dengan gambaran harmoni total di gunung kudus-Nya. Binatang buas dan jinak hidup berdampingan tanpa kekerasan, dan semua makhluk hidup dalam damai.

Di mana

Yerusalem

Nubuat tentang masa depan, disampaikan di Yehuda

Kapan

~700 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pelayanan Yesaya di Yehuda
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang berfirman melalui nabi Yesaya

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang setia dan yang memberontak di Yehuda

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

זְאֵב

ze'ev · serigala

Binatang buas pemangsa, simbol bahaya.

כֶּבֶשׂ

keves · anak domba

Domba muda, simbol kelembutan dan korban.

שָׁחַת

shachat · membinasakan

Merusak, menghancurkan, melakukan kejahatan.

Kata-kata ini menunjukkan perubahan radikal: pemangsa dan mangsa tidak lagi saling merusak. Kata 'membinasakan' yang sama dipakai untuk hukuman Allah, kini tidak ada lagi — menggambarkan berakhirnya segala kehancuran.

Tahukah kamu

Ular dan Debu

Perkataan 'debu menjadi makanan ular' mengingatkan pada hukuman ular di Kejadian 3:14, tetapi di sini menjadi tanda bahwa kutuk telah dicabut — ular menerima makanannya tanpa membahayakan manusia.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 65:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 65:25

✕  Sering dikira

Diartikan sebagai gambaran literal tentang hewan di bumi yang sekarang.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah gambaran simbolis tentang damai sejahtera di ciptaan baru, bukan kondisi ekologis masa kini.

✕  Sering dikira

Dianggap hanya untuk orang Israel.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun ditujukan kepada umat Allah, gambaran ini mencakup seluruh ciptaan dan terbuka bagi semua orang yang menjadi umat-Nya.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 65:25

Bayangkan dunia tanpa kekerasan dan permusuhan—itulah yang Allah janjikan. Kita bisa mulai hidup dalam damai dengan sesama, mengampuni dan berdamai, sebagai gambaran dari masa depan yang Allah siapkan.

Tuhan, mampukan aku menjadi pembawa damai, agar hidupku mencerminkan kasih-Mu yang memulihkan, Amin.