Teriakan Putri Galim

Yesaya 10:30

Teriakan dari Utara

Berteriaklah dengan keras, hai putri Galim! Hai, Laisya, perhatikanlah! Oh, Anatot yang malang!

Yesaya 10:30 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 10:30?

Ayat ini menyerukan kepada kota-kota seperti Galim, Laisya, dan Anatot untuk berteriak dan memperhatikan, menggambarkan kepanikan yang meluas akibat invasi Asyur. Ini menekankan betapa seriusnya situasi yang dihadapi Yehuda.

Latar belakang

Peringatan dan Kekhawatiran

Yesaya menyerukan kota-kota yang lebih dekat ke Yerusalem untuk berteriak ketakutan. Galim, Laisya, dan Anatot semuanya terancam oleh serbuan Asyur yang semakin dekat.

Di mana

Anatot

Kota Anatot, dekat Yerusalem

Kapan

~700 SM

Zaman Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Rama dan Gibea gempar
Asyur berhenti di Nob
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi Allah, ~40 tahun, melayani di Yehuda.

P

Kepada

Pembaca / Penduduk Galim

Orang-orang di kota Galim, Laisya, dan Anatot.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צָהֳלִי

tsahali · berteriak

bersorak dengan suara nyaring, bisa karena gembira atau takut.

בַּת

bat · putri

anak perempuan; sering dipakai untuk kota.

הַקְשִׁיבִי

hakshivi · perhatikan

dengarkan atau perhatikan dengan saksama.

Kata 'berteriak' dan 'perhatikan' memanggil penduduk untuk sadar akan bahaya; 'putri' menggambarkan kota sebagai pribadi yang rentan. Ini menyampaikan urgensi dan kerentanan manusia di hadapan murka Allah.

Tahukah kamu

Anatot: Kota Para Imam

Anatot adalah kota Lewi dan tempat kelahiran nabi Yeremia (Yeremia 1:1). Letaknya sekitar 5 km dari Yerusalem.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 10:30

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 10:30

✕  Sering dikira

Mengira 'putri Galim' berarti perempuan di Galim, bukan kota.

✓  Yang sebenarnya

Dalam bahasa Ibrani, 'putri' sering dipakai untuk kota untuk menunjukkan kasih sayang atau kerentanan.

✕  Sering dikira

Menganggap seruan ini hanya untuk Galim, padahal untuk tiga kota.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menyebut Galim, Laisya, dan Anatot sebagai kota yang harus berteriak.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 10:30

Kita sering kali mudah panik ketika menghadapi berita buruk. Namun, justru saat itulah kita perlu berhenti, berdoa, dan mengingat janji-janji Tuhan dalam firman-Nya.

Ya Allah, saat berita buruk datang, berilah aku hati yang tenang untuk berseru kepada-Mu, Amin.