Kepanikan di Kota-kota Yehuda

Yesaya 10:29

ketakutan Menyebar

Mereka melintasi tempat penyeberangan dan berkata, “Geba adalah tempat bermalam kita.” Rama menjadi gemetar, dan penduduk Gibea-Saul melarikan diri.

Yesaya 10:29 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 10:29?

Pasukan Asyur terus maju, melewati Rama dan Gibea-Saul, dan penduduk kota-kota tersebut gemetar ketakutan. Ini menunjukkan dampak teror yang ditimbulkan oleh invasi Asyur. Rasa takut dan panik menyebar di antara penduduk Yehuda.

Latar belakang

Kekacauan dan Lari

Pasukan Asyur terus bergerak maju, melewati tempat penyeberangan dan singgah di Geba. Rama gemetar ketakutan, dan penduduk Gibea-Saul melarikan diri.

Di mana

Rama

Kota Rama, di wilayah Benyamin

Kapan

~700 SM

Zaman Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Asyur mengambil Mikhmas
Asyur tiba di Nob
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi Allah, ~40 tahun, melayani di Yehuda.

P

Kepada

Pembaca / Penduduk Yehuda

Orang-orang Yehuda yang akan mengalami invasi.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָבְרוּ

avru · menyeberang

melewati atau menyeberangi sungai/lembah.

חָרְדָה

charedah · gemetar

getaran karena takut atau gentar.

נָסָה

nasah · melarikan diri

lari menghindari bahaya.

Kata 'menyeberang' menunjukkan kecepatan tentara; 'gemetar' mengungkapkan ketakutan penduduk; 'melarikan diri' menggambarkan kepanikan. Ini memperlihatkan efek psikologis dari invasi yang mendekat.

Tahukah kamu

Rama: Tempat Ratapan

Rama adalah kota yang disebut dalam Kitab Yeremia (31:15) sebagai tempat Rahel menangisi anak-anaknya, merujuk pada pembuangan. Lokasinya dekat Yerusalem.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 10:29

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 10:29

✕  Sering dikira

Mengira semua kota ini adalah kota-kota besar yang penting.

✓  Yang sebenarnya

Banyak di antaranya kecil, tetapi penyebutannya menunjukkan betapa luasnya invasi.

✕  Sering dikira

Merasa ayat ini hanya catatan sejarah tanpa aplikasi.

✓  Yang sebenarnya

Ini mengajar tentang akibat dosa dan betapa seriusnya penghakiman Allah.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 10:29

Ketakutan adalah respons alami saat menghadapi ancaman. Namun, Alkitab mengajarkan kita untuk tidak membiarkan ketakutan menguasai hati, melainkan mencari perlindungan Tuhan.

Tuhan, jauhkanlah aku dari ketakutan yang melumpuhkan dan gantikan dengan keberanian dari Roh-Mu, Amin.