Ritual yang Sia-sia

Yeremia 6:20

Hukuman atas Yerusalem yang Degil

PerikopMusuh Mengepung Yerusalem · Yeremia 6:1-30 →
““Untuk apa kemenyan-kemenyan dibawa kepada-Ku dari Syeba? Atau, tebu manis dari negeri yang jauh? Kurban bakaranmu tidak diterima, dan kurban-kurbanmu tidak menyenangkan bagi-Ku.””

Yeremia 6:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 6:20?

Tuhan menolak ibadah yang dilakukan tanpa ketaatan. Persembahan kemenyan dan kurban yang mahal tidak berarti jika hati tidak taat. Ini mengajarkan bahwa ritual keagamaan tanpa perubahan hidup adalah sia-sia di mata Tuhan.

Latar belakang

Persembahan yang Ditolak

Tuhan mempertanyakan manfaat kemenyan dari Syeba dan tebu manis dari negeri jauh yang dipersembahkan, karena korban bakaran dan kurban mereka tidak diterima. Ini menunjukkan bahwa ibadah lahiriah tanpa ketaatan tidak berkenan kepada-Nya.

Di mana

Bait Suci Yerusalem

Di pelataran Bait Suci, saat kurban dipersembahkan

Kapan

~600 SM

Periode kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Korban dibawa dari Syeba
Bait Suci dihancurkan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang menilai ibadah lebih dari sekadar ritual

U

Kepada

Umat Yehuda

Orang-orang yang tetap membawa kurban meski hidup tidak taat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לְבוֹנָה

levonah · kemenyan

getah wangi yang dibakar sebagai dupa

קָנֶה

qaneh · tebu manis

tebu atau rempah harum yang diimpor

לוֹא רָצוֹן

lo ratzon · tidak diterima

tidak berkenan, tidak menyenangkan

Kata-kata ini menunjukkan bahwa bahan-bahan terbaik sekalipun tidak diterima jika tidak disertai hati yang taat. 'Ratzon' (kenyamanan) Tuhan tidak bisa dibeli dengan persembahan mahal; itu datang dari ketaatan.

Tahukah kamu

Kemenyan dari Syeba

Syeba (kini Yaman) terkenal dengan kemenyan dan rempah-rempah mewah. Rute dagang yang panjang membuat kemenyan sangat mahal, tetapi Tuhan menolak persembahan mahal itu karena hati mereka tidak tulus.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 6:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 6:20

✕  Sering dikira

Tuhan melarang semua bentuk kurban

✓  Yang sebenarnya

Tuhan menolak kurban yang dipersembahkan dengan hidup yang tidak taat, bukan kurban itu sendiri

✕  Sering dikira

Kemenyan dan tebu manis itu jahat

✓  Yang sebenarnya

Yang jahat adalah hati yang mempersembahkannya, bukan bahan-bahan itu

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 6:20

Jangan hanya sibuk dengan aktivitas rohani seperti ibadah dan pelayanan, tetapi lupakan ketaatan sehari-hari. Tuhan lebih suka kita hidup benar daripada sekadar membawa persembahan. Evaluasilah motivasi di balik setiap tindakan rohani kita.

Ya Tuhan, murnikan ibadahku; ajarku untuk taat lebih daripada sekadar ritual, supaya persembahan hidupku berkenan kepada-Mu. Amin.