Murka yang Meluap

Yeremia 6:11

Murka TUHAN Tak Tertahankan

Karena itu, aku kenyang dengan murka TUHAN, aku lelah menahannya. “Curahkanlah itu ke atas anak-anak di jalan dan ke atas kumpulan orang-orang muda. Baik suami maupun istri akan ditawan, orang-orang tua dan orang-orang lanjut usia.

Yeremia 6:11 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 6:11?

Yeremia dipenuhi murka Tuhan dan harus mencurahkannya, menggambarkan hukuman yang akan menimpa semua orang: anak-anak, pemuda, suami istri, orang tua. Ini menunjukkan betapa seriusnya dosa dan murka Tuhan terhadapnya.

Latar belakang

Murka yang Tak Bisa Ditahan

Yeremia dipenuhi murka Tuhan, tetapi ia lelah menahannya. Ia diperintahkan untuk mencurahkan murka itu kepada berbagai kelompok umur, termasuk anak-anak dan orang tua, menandakan hukuman total atas bangsa.

Di mana

Yerusalem

Di tengah kota, saat suasana genting menjelang pengepungan.

Kapan

~600 SM

Zaman Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penolakan bangsa untuk bertobat
Penawanan ke Babel oleh Nebukadnezar
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang menerima murka Tuhan dan harus menyampaikannya.

P

Kepada

Pembaca / Bangsa Yehuda

Mereka yang akan mengalami hukuman akibat dosa.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֵמָה

chemah · murka

panas kemarahan, murka yang membara

מָלֵא

male · kenyang

penuh, dipenuhi sampai meluap

כָּלַכְלָא

kalchala · menahannya

menahan, menanggung beban

Murka bukan sekadar emosi, tetapi kepenuhan yang harus tersalurkan; Yeremia tidak bisa menahannya, menunjukkan keseriusan penghakiman yang tak terelakkan.

Tahukah kamu

Curahkan Murka

Frasa 'curahkan' sering dipakai untuk hujan atau air, menggambarkan murka Tuhan seperti banjir yang tidak bisa dibendung dan merata.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 6:11

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 6:11

✕  Sering dikira

Mengira murka Tuhan tidak adil karena mengenai anak-anak.

✓  Yang sebenarnya

Semua ikut menanggung akibat dosa kolektif bangsa, tetapi anak-anak juga menjadi korban karena dosa orang dewasa.

✕  Sering dikira

Mengira Yeremia menikmati hukuman ini.

✓  Yang sebenarnya

Sebaliknya, ia lelah dan terbebani, menunjukkan empati terhadap bangsanya.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 6:11

Tuhan tidak senang menghukum, tetapi dosa selalu membawa konsekuensi. Jangan berpikir dosa pribadi tidak berdampak pada orang lain. Hiduplah dengan kesadaran bahwa tindakanmu memengaruhi banyak orang di sekitarmu.

Ya Tuhan, tolong aku untuk hidup kudus dan menjauhkan dosa agar aku dan orang-orang di sekitarku terhindar dari murka-Mu, Amin.