Telinga yang Tidak Bersunat

Yeremia 6:10

Yeremia Menolak Damai Palsu

Kepada siapakah Aku akan berbicara dan memberi peringatan, supaya mereka mau mendengar?” Lihatlah, telinga-telinga mereka tidak bersunat, mereka tidak dapat mendengar. Sungguh, firman Tuhan bagi mereka adalah suatu hinaan. Mereka tidak menyukainya.

Yeremia 6:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 6:10?

Tuhan mengeluh bahwa Ia ingin berbicara dan memperingatkan bangsa-Nya, tetapi mereka tidak mau mendengar karena 'telinga tidak bersunat'—artinya mereka secara rohani tuli dan menganggap firman Tuhan sebagai hinaan.

Latar belakang

Frustrasi atas Kebuntuan

Yeremia mengeluh karena umat tidak mau mendengar firman Tuhan. Mereka menganggap perkataan kenabian sebagai hinaan, sehingga telinga mereka tidak dapat dijangkau oleh kebenaran.

Di mana

Yerusalem

Di dalam kota, berhadapan dengan para pemimpin dan rakyat.

Kapan

~600 SM

Zaman Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penolakan peringatan Yeremia
Pengepungan Babel oleh Nebukadnezar
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang dipanggil Tuhan, melayani di masa kelam Yehuda.

U

Kepada

Umat Yehuda

Bangsa yang keras kepala, menolak peringatan Tuhan.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָרֵל

arel · bersunat

tidak bersunat, artinya tidak disucikan atau tidak siap

שָׁמַע

shama · mendengar

mendengar dengan penuh perhatian dan menaati

חֶרְפָּה

cherpah · hinaan

celaan atau penghinaan yang menolak nilai seseorang

Ketiganya menunjukkan bahwa penolakan untuk mendengar bukan masalah fisik, tetapi sikap hati yang menganggap firman Tuhan sebagai hinaan, sehingga tidak ada pertobatan.

Tahukah kamu

Sunat Telinga

Konsep 'telinga bersunat' berasal dari tradisi sunat fisik sebagai tanda perjanjian, tetapi di sini Yeremia memakainya secara metaforis untuk menunjukkan ketidakmampuan rohani untuk mendengar.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 6:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 6:10

✕  Sering dikira

Mengira Yeremia berbicara tentang sunat fisik.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora rohani tentang ketidakmampuan memahami dan menaati Tuhan.

✕  Sering dikira

Mengira Tuhan tidak mau berbicara lagi.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan masih berbicara, tetapi umat menolak mendengar, bukan Tuhan yang berhenti.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 6:10

Kadang kita juga menutup telinga terhadap kebenaran karena merasa tersinggung atau tidak nyaman. Bagaimana responsmu saat dikoreksi atau dinasihati? Miliki sikap mau mendengar, terutama terhadap firman Tuhan yang bisa berbicara melalui orang lain.

Tuhan, ampunilah ketulian rohaniku; ubahkan hatiku agar rindu mendengarkan dan menerima firman-Mu, Amin.